Efek Video Games, Mulai dari Peningkatan Kinerja Otak Hingga Gangguan Neurologis

DokterSehat.Com – Bermain games entah melalui video game atau pun gadget memang sangat menyenangkan, terutama bagi mereka yang sangat menggemarinya. Dengan semakin meningkatnya level permainan, maka tantangan pun semakin besar, dan seakan memacu adrenalin para pecandu games. Tak heran jika banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa enggan meninggalkan tempat duduk mereka ketika menikmati game.

3502409281_0a2c26b1d8_b

Disamping menyenangkan, beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa bermain games bermanfaat dalam meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat, terlebih untuk games bertemakan action. Hasil penelitian ini disimpulkan berdasarkan pemeriksaan scan otak terhadap 27 peserta yang sangat sering memainkan video games dan 30 peserta yang masih tergolong amatir bermain video games. Berdasarkan pemeriksaan tersebut peserta yang intens bermain video games mengalami peningkatan neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak berkaitan dengan memori dan fungsi kognitif. Menurut para peneliti yang berasal dari Tiongkok ini, terlihat pada area tertentu pada bagian otak yang disebut sebagai ‘grey matter’, memiliki jumlah yang lebih banyak dan akan berfungsi meningkatkan konektivitas pada subregional tertentu pada otak

Selain manfaat tersebut, berdasarkan penelitian yang dilakukan setelahnya oleh tim peneliti dari University of Montreal, Kanada, menyebutkan bahwa bermain video games juga memiliki efek samping yang bisa mengarah pada gangguan neurologis, seperti penyakit alzheimer, apalagi jika games dilakukan secara berlebihan. Terdapat bagian otak lainnya yang disebut sebagai hippocampus, yaitu bagian yang berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan neurologis. Hippocampus memiliki aktivitas yang lebih rendah jika dibandingkan dengan ‘grey matter’ (material abu-abu) yang berfungsi untuk mengandalkan strategi. Hippocampus sendiri memiliki peran utama dalam pembentukan memori dan navigasi. Meski para gamer telah menunjukkan kemampuan perhatian visual yang lebih efisien, namun mereka jauh lebih mungkin menggunakan strategi navigasi yang mengandalkan sistem otak tertentu.

Baca Juga:  Hati Hati Dalam Memakai Sabun Khusus Untuk Miss V

Terlepas dari sisi positif dan negatif bermain video games, alangkah baiknya jika hal ini dilakukan seperlunya, jika perlu buatlah jadwal, misalnya dua atau tiga kali dalam seminggu. Terlebih untuk anak-anak, pastikan bahwa games yang mereka mainkan mampu memberikan perkembangan yang baik, mulai dari sisi kognitif hingga psikologis. Anda sebagai orang tua sebaiknya memilihkan dan mendampingi sang anak dalam bermain game sehingga anak pun tidak akan mendapatkan efek buruk dari permainan ini.