Efek Stres Pada Kesehatan Fisik

DokterSehat.Com – Walau stres adalah masalah psikis, namun jika tak ditangani dengan baik dan benar maka efeknya buruk dan akan menjalar menjadi masalah fisik. Misalnya, tubuh akan merespon terhadap bahaya atau hal tak menyenangkan dalam bentuk memproduksi lebih banyak adrenalin serta kortisol.



Akibatnya, detak jantung menjadi cepat, hati melepas lebih banyak glukosa untuk memberi energi lebih bagi tubuh, apabila sewaktu-waktu membutuhkan. Itu adalah reaksi tubuh saat sedang mengalami stres. Setelah stres berlalu, maka kondisi kembali normal. Detak jantung melambat, hati tak lagi memproduksi gula lebih banyak, dan Anda kembali tenang.

Ini beberapa pengaruh buruk perasaan stres bagi kesehatan fisik :

  • Batuk dan flu
    Kecemasan akibat stres dikatakan mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Ketika sistem kekebalan tubuh mudah menurun, hal ini bisa menyebabkan virus serta bakteri penyebab batuk maupun flu dengan mudah menyerang. Batuk dan flu merupakan salah satu pengaruh buruk akibat stres.
  • Berat badan tidak stabil
    Ada beberapa orang yang mengalami stres dan makan banyak sehingga ia mengalami obesitas. Namun tidak sedikit orang tidak nafsu makan saat dirinya tengah stres sehingga ia menjadi lebih kurus. Berat badan yang tidak stabil dan cenderung naik ataupun turun merupakan salah satu pengaruh dari perasaan stres.
  • Jerawat
    Stres dikatakan mampu meningkatkan hormon seseorang. Dan jika hormon ini terus mengalami peningkatan, tidak heran jika bisa menimbulkan jerawat di tubuh ataupun wajah. Kecemasan yang timbul akibat stres memicu sistem kekebalan tubuh menurun dan memunculkan jerawat.
  • Cepat lelah
    Stres memicu tubuh seseorang mengalami cepat lelah. Meskipun tidak bekerja sepanjang hari dan telah memiliki istirahat yang cukup, stres sering kali menguras tenaga dan stamina. Ketika Anda merasa mudah lelah, kemungkinan besar Anda tengah dihadapkan pada kondisi stres dan berpikir terlalu berat.
  • Mengganggu pencernaan
    Sebagian besar penderita penyakit pada gangguan pencernaannya disinyalir disebabkan oleh perasaan stres. Ketika seseorang mengalami stres, tidak jarang hal ini merubah pola makannya dan memicu terjadinya gangguan pencernaan. Berpikir terlalu berat karena stres juga memicu pencernaan di dalam tubuh tidak bekerja secara normal.
Baca Juga:  Resolusi Tahun Baru untuk Ginjal Anda

Agar tubuh tetap sehat, pastikan suasana hati Anda selalu bahagia dan jauh dari perasaan cemas agar tidak berujung stres. Usahakan untuk menjaga pola makan, olahraga, istirahat cukup dan minum vitamin agar tubuh selalu sehat.