Hepatitis C – Efek Samping Obat dan Tips Hidup

Saat ini obat yang tersedia dan sering digunakan sebagai antivirus-kerja-langsung meliputi:

doktersehat-wajah-pusing

  • Simeprevir (Olysio)
  • Paritaprevir/ ritonavir (selalu dikombinasikan)
  • Ledipasvir
  • Ombitasvir
  • Daclatasvir (Daklinza)
  • Sofosbuvir (Sovaldi)
  • Dasabuvir

Beberapa obat di bawah ini (yang tanpa nama merek dalam kurung) hanya digunakan dalam obat kombinasi tetap:

  • Ombitasvir, paritaprevir/ ritonavir (Technivie)
  • Ombitasvir, paritaprevir/ ritonavir dan dasabuvir (Viekira Pak)
  • Ledipasvir sofosbuvir (Harvoni)
  • Elbasvir grazoprevir (Zepatier)

Apa efek samping obat hepatitis C?
Efek samping yang paling umum dari obat hepatitis C saat ini adalah:

  • Kelelahan
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Kesulitan tidur
  • Depresi
  • Ruam dan gatal-gatal
  • Diare
  • Kelemahan
  • Kejang otot
  • Batuk dan sesak napas
  • Pusing
  • Sakit otot

Hidup dengan hepatitis C infeksi
Banyak orang hidup dengan hepatitis C. Jika Anda menderita hepatitis C, ada beberapa hal penting yang dapat Anda lakukan untuk membantu diri sendiri dan orang lain seperti makan makanan yang sehat dan mendapatkan banyak istirahat.

Selain itu, untuk menghindari kerusakan hati lebih lanjut:

  • Jangan minum alkohol
  • Jangan minum obat yang dapat menyebabkan kerusakan hati (ini dapat diidentifikasi oleh perawatan kesehatan profesional).
  • Mendapatkan vaksinasi terhadap hepatitis A & B jika Anda belum kebal.

Jangan menularkan infeksi kepada orang lain dengan mengambil tindakan pencegahan berikut, seperti:

  • Jangan berbagi sikat gigi atau pisau cukur dengan orang lain.
  • Jangan membiarkan orang lain kontak dengan darah, urin atau feses Anda.
  • Gunakan kondom selama aktivitas seksual
  • Batasi jumlah pasangan seks yang Anda miliki.
  • Jika Anda menggunakan obat injeksi, jangan berbagi jarum suntik dengan orang lain.
  • Cara terbaik adalah untuk tidak mentato atau menindik tubuh.

Meskipun sering tidak nyaman, Anda harus memberitahu pasangan Anda jika Anda terkena hepatitis C sebelum berhubungan seks. Anda juga harus memberitahu semua profesional kesehatan Anda tentang kondisi infeksi Anda, sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan.