Efek Samping dari Seringnya Mendengkur

DokterSehat.Com – Masalah tidur yang paling umum terjadi adalah mendengkur. Biasanya, mereka yang mendengkur akan mengeluarkan suara yang sangat berisik pada saat tidur dan bisa mengganggu orang lain yang tidur di ruangan yang sama. Uniknya, mereka yang mendengkur justru tidak tahu tentang betapa berisiknya mereka. Bahkan sebuah penelitian menunjukkan jika 80 hingga 90 persen pendengkur tidak menyadari betapa berisiknya mereka saat tidur. Selain membuat suara berisik, ada efek kesehatan lain yang bisa didapatkan oleh para pendengkur. Berikut adalah diantaranya.

doktersehat-tidur-mendengkur

Mereka yang mendengkur seringkali akan terbangun dengan kondisi kepala pusing. Sebagai informasi, mendengkur adalah salah satu bentuk masalah tidur bernama sleep apnea yang membuat kita kekurangan asupan oksigen saat tidur. Alhasil, otak pun ikut kekurangan asupan oksigen sehingga kepala mudah merasa pusing. Karena kita terbangun tidak dalam kondisi yang segar, kita pun akan cenderung merasa lesu di siang hari, khususnya saat bekerja. Terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan fakta dimana mereka yang mendengkur beresiko tinggi mengalami kecelakaan kerja atau setidaknya melakukan kesalahan saat bekerja.

Para pendengkur ternyata memiliki resiko yang jauh lebih besar untuk terkena stroke, yakni 26 persen jika dibandingkan dengan merekayang tidak mendengkur. Sebuah penelitian di Tiongkok menunjukkan fakta dimana para pendengkur cenderung memiliki banyak penumpukan plak pada pembuluh darah arteri yang merupakan pemicu utama masalah stroke. Selain itu, karena adanya penyempitan pada pembuluh darah karena plak ini, sirkulasi darah pun tidak berjalan dengan lancar, khususnya ke bagian penis sehingga pendengkur berjenis kelamin pria akan lebih beresiko terkena masalah disfungsi ereksi.

Mendengkur ternyata juga bisa berimbas pada penurunan daya ingat dengan sangat signifikan. Adanya gangguan pernafasan saat tidur ternyata bisa membuat peningkatan cairan otak yang mempengaruhi peredaran darah dan fungsi otak yang bernama cerebrospinal fluid. Jika hal ini terjadi, pendengkur pun beresiko mengalami penurunan daya ingat 10 tahun lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang tidak mendengkur.