Dukung Pencegahan Penularan HIV, Pangeran Harry Ikut Tes HIV

DokterSehat.Com – Sebagaimana mendiang ibundanya, Lady Diana, Pangeran Harry ternyata menunjukkan adanya dukungan pencegahan pada penyakit yang sangat berbahaya, yakni HIV. Untuk membuktikan dukungannya ini, Ia bahkan langsung mendatangi sebuah klinik di London dan melakukan serangkaian tes HIV. Dengan melakukan tes ini, diharapkan orang lain juga mau melakukan tes yang sama sehingga semakin banyak orang yang mewaspadai penyakit menular ini.

doktersehat-hiv-aids-antibodi-obat

Aksi sang pangeran sendiri tersebar luas melalui sosial media Facebook dimana akun resmi istana kerajaan Inggris, Kensington Palace, memasang tautan video yang awalnya diposting di akun Twitter resmi sang pangeran. Dari video yang berdurasi hampir empat menit ini, terlihat Pangeran Harry melakukan pengambilan darah dan membaca hasil tes HIV nya yang berujung negatif, yang berarti Ia tidak terkena penularan virus yang berkepanjangan Human Immunodeficiency Virus.

Pangeran Harry berharap dengan melakukan dukungan pada pencegahan penyakit HIV ini, semakin banyak orang, bahkan dari mereka yang sebenarnya memiliki peluang kecil terpapar virus HIV untuk ikut melakukan tes ini. Menurut beliau, tak peduli jenis kelamin anda, warna kulit anda, hingga orientasi seksuali anda, ada baiknya mengikuti tes ini dengan tujuan memerangi penularan virus HIV dan menurunkan resiko kehilangan orang-orang yang kita cintai karena ketidakpedulian pada penyakit mematikan ini.

Selain tautan video, akun Facebook Kensington Palace juga menyebutkan jika sang Pangeran akan berangkat ke Durban, Afrika Selatan, untuk menghadiri Konferensi Internasional AIDS sebagai dukungan yang lebih nyata melawan penyebaran penyakit ini. Konferensi ini sendiri akan berlangsung pada 18 hingga 22 Juli 2016. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendukung aksi nyata Pangeran Harry dan menyebutkan jika pada akhir tahun 2015 saja diketahui adai 36,7 juta penderita HIV di dunia. Angka ini tentu sangat luar biasa dan dengan adanya kampanye dari keluarga kerajaan Inggris ini, diharapkan penderita HIV bisa semakin ditekan.