Duduk Terlalu Lama Bisa Membuat Kulit Lebih Mudah Berkeriput

DokterSehat.Com – Bagi banyak pekerja kantoran, aktifitas harian kini lebih sering dilakukan dengan posisi duduk. Memang, dengan duduk, kita bisa bekerja dengan kondisi yang lebih santai sehingga tidak akan mudah lelah. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, duduk dalam terlalu lama sangat buruk bagi kesehatan jantung dan bahkan bisa meningkatkan resiko kanker. Sebuah penelitian terbaru bahkan menunjukkan jika duduk terlalu lama bisa memicu masalah penuaan dini. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-kulit-keriput-sinar-ultraviolet-kanker

Penelitian yang dilakukan di University of California di San Diego ini dilakukan dengan cara mengambil beberapa sampel darah yang berasal dari 1.500 wanita berusia lanjut. Para pakar kesehatan pun memperhatikan apa akibat dari duduk terlalu lama pada sel-sel tubuh wanita tersebut. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology ini berhasil menemukan fakta bahwa duduk dalam waktu yang lama bisa membuat wanita lebih beresiko mengalami masalah keriput dini.

Dalam penelitian ini, pakar kesehatan meneliti lebih dalam bagian telomere, bagian ujung DNA pada setiap sel. Diketahui bahwa semakin panjang telomere ini, semakin muda pula sel-sel tersebut. Andai seseorang cenderung jarang bergerak hingga 10 jam atau lebih, maka diketahui bahwa panjang telomere ini cenderung lebih pendek jika dibandingkan dengan wanita yang duduk tidak terlalu lama. Jika hal ini terus dilakukan dalam waktu yang lama, maka wanita ini juga akan lebih beresiko mengalami penuaan dini hingga delapan tahun.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan andai aktifitas sehari-hari kita memang harus dilakukan dengan cara duduk dalam waktu yang lama? Pakar kesehatan menyebutkan jika asalkan kita rutin melakukan aktifitas fisik, maka kita bisa menurunkan resiko mengalami penuaan dini, khususnya berupa keriput pada kulit. Hal ini berarti, kita harus rajin mengimbangi kebiasaan duduk dalam waktu yang lama dengan rutin berolahraga.