Ditemukan 320 Kasus Kehamilan yang Berkaitan Dengan Virus Zika di AS

DokterSehat.Com – Wabah virus zika telah menyebar di berbagai negara di dunia. Setelah pada awalnya menjadi masalah besar di negara-negara Amerika Selatan dan Amerika Latin sehingga membuat banyak pihak khawatir akan penyebaran virus ini di Olimpiade Rio nantinya, pakar kesehatan di dunia mulai menemukan kasus-kasus dari virus zika di berbagai negara lainnya. Di Amerika Serikat sendiri, kasus virus zika ternyata sudah cukup banyak ditemukan dan bahkan telah menyerang beberapa ibu hamil. Dilansir dari data Centers for Disease Control and Prevention atau CDC, diketahui bahwa ada 320 ibu hamil yang mendapatkan pengawasan khusus karena diduga terinfeksi virus ini. Diketahui jika angka ini cenderung naik karena sebelumnya CDC merilis data ibu hamil yang diduga terinfeksi virus ini hanyalah 287 orang.

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Memang, belum ditemukan adanya kasus baru mengenai bayi yang terlahir dengan kondisi cacat mikrosefali; bayi yang mengalami penyusutan ukuran otak dan kepala yang diakibatkan oleh adanya virus zika selama berada di kehamilan, di Amerika Serikat. Namun, adanya peningkatan angka ibu hamil yang terkena kasus virus ini tentu membuat banyak pihak khawatir. Tercatat, seluruh negara bagian di Amerika Serikat, termasuk diantaranya adalah District of Columbia mulai mengambil langkah waspada untuk menangani kasus virus zika ini.

Penularan virus zika yang terjadi di Amerika Serikat sendiri diduga karena orang-orang tersebut melakukan perjalanan ke beberapa negara yang mengalami wabah virus zika yang cukup parah. Sebagaimana diketahui, virus ini bisa dengan mudah menulari seseorang hanya melalui gigitan nyamuk. Selain itu, hubungan seksual tanpa kondom bersama dengan pria yang sudah terinfeksi juga bisa menyebabkan hal ini.

Di Brasil sendiri, sebuah negara tujuan wisata yang sangat terkenal di seluruh dunia namun menjadi wabah epidemi zika yang sangat parah, diketahui telah ada 1600 kasus bayi yang terlahir dengan cacat mikrosefali yang disebabkan oleh virus zika dan membuat pakar kesehatan di seluruh dunia prihatin.