Disfungsi Plica Vocalis (3)

DokterSehat.Com EPIDEMIOLOGI



Frekuensi
Di Amerika Serikat, kondisi ini diamati pada sampai dengan 10% pasien di Rumah Sakit yang mencari pertolongan untuk kondisi asma yang tidak responsif terhadap terapi agresif. Literatur menunjukkan tingginya insiden VCD pada orang dengan kondisi kejiwaan (misalnya, depresi, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan kepribadian borderline, neurosis disebabkan oleh pelecehan seksual masa kanak-kanak), orang dengan indeks massa tubuh meningkat dan tenaga medis. VCD dapat mempersulit penyakit asma yang sesungguhnya pada sejumlah kecil pasien.

Mortalitas/ Morbiditas
Angka kematian tidak diketahui, namun morbiditas seringkali signifikan setelah bertahun-tahun penggunaan kortikosteroid, sehingga menyebabkan kondisi yang menyerupai sindrom Cushing, gangguan kepadatan tulang, dan keterlamtan pertumbuhan populasi anak.

Misdiagnosis VCD asma dapat menyebabkan morbiditas yang signifikan dan peningkatan biaya perawatan, dan penyalahgunaan penanganan asma mungkin dapat berkontribusi terhadap temuan ini.

Seks
Kondisi ini terutama diamati pada wanita. Ulasan literatur yang diterbitkan menunjukkan rasio perempuan:laki-laki sekitar 3:1.

Usia
Kondisi ini mendominasi pada orang berusia 20-40 tahun, tetapi bisa terjadi pada orang yang berusia 6-83 tahun. Literatur terbaru menunjukkan peningkatan dari kondisi ini pada anak-anak dan remaja.

Kondisi Pasien
Riwayat

  • Mengi
  • Batuk
  • Sesak di tenggorokan
  • Suara serak dan perubahan suara
  • Stridor
  • Sesak napas
  • Dispnea saat aktivitas
  • Kesulitan inspirasi
  • Episode sesak napas yang tiba-tiba
  • Tidak respon terhadap obat bronkodilator dan kortikosteroid

Pemeriksaan Fisik

  • Auskultasi (mendengarkan dengan stetoskop) laring dapat menunjukkan suara stridulous keras.
  • Mengi dapat didengar di dada (ditransmisikan dari saluran napas atas).

Penyebab
Masalah yang terkait dengan disfungsi pita suara (VCD) adalah sebagai berikut:

  • Penyakit refluks gastroesophageal, refluks laryngopharyngeal (kondisi asam lambung kembali ke atas, ke kerongkongan/esofagus dan ke laring/saluran napas atas)
  • Peradangan saluran napas bagian atas karena alergi (rhinitis), sinusitis, atau infeksi virus berulang
  • Olahraga berat
  • Paparan lingkungan kerja atau paparan asap mengiritasi
  • Alergen lingkungan dan/ polutan
  • Penyebab psikogenik (misalnya, stres emosional yang berat)
Baca Juga:  Kanker Darah: Limfoma Non-Hodgkin

Sensasi tubuh seperti tenggorokan tercekat, bersin, dan batuk dapat memberi makan ke dalam siklus panik yang memperburuk gejala.