Awas, Disfungsi Ereksi Bisa Memicu Kematian Dini

DokterSehat.Com – Disfungsi ereksi adalah sebuah kondisi kesehatan yang sangat ditakutkan oleh pria. Banyak keluarga yang bahkan menjadi tidak harmonis karena sang pria mengalami masalah kesehatan ini. Selain mempengaruhi kehidupan seks, disfungsi ereksi ternyata juga harus diwaspadai karena bisa meningkatkan resiko terkena kematian dini bagi pria. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-masalah-pasangan-seks

Disfungsi ereksi sendiri bisa dijelaskan sebagai kondisi dimana pria akan mengalami ketidakmampuan untuk membuat penisnya menjadi tegang, ereksi, atau bersiap untuk melakukan hubungan intim dengan pasangannya. Kehilangan kemampuan ini berarti pria akan kesulitan untuk melakukan hubungan intim atau bahkan mendapatkan keturunan. Yang lebih mengerikan adalah, disfungsi ereksi ternyata berkaitan langsung dengan kesehatan organ jantung. Fakta ini diungkapkan oleh Tobias Kohler, Professor dari Southern Illinois. Menurut beliau, banyak penderita disfungsi ereksi yang tidak menyadari jika disfungsi ereksi disebabkan oleh gangguan kesehatan pada organ jantung sehingga darah yang biasanya memenuhi penis untuk mendapatkan ereksi sama sekali tidak terpenuhi. Bahkan, beliau meyakini jika penderita disfungsi ereksi tidak memeriksakan kondisi jantungnya, Ia akan beresiko terkena serangan jantung dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Bagaimana kedua hal ini bisa terkait? Kohler menjelaskan jika darah yang dialirkan ke penis dari jantung ternyata hanya melalui pembuluh darah yang sangat kecil dengan diameter 1 hingga 2 milimeter saja. Jika kesehatan jantung kita dalam kondisi buruk dan pembuluh darah banyak mengandung plak, maka pembuluh darah yang berukuran kecil ini jelas beresiko mengalami penyumbatan, apalagi jika pria memiliki kecenderungan untuk merokok dan jarang berolahraga.

Melihat adanya fakta ini, Kohler pun menyarankan para penderita disfungsi ereksi untuk segera memeriksakan kondisinya ke dokter dan tidak boleh merasa malu. Dengan pemeriksaan medis yang tepat, maka masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya layaknya serangan jantung yang menyebabkan kematian dini pun akan bisa dicegah dengan lebih baik.