Dinginnya Air Conditioner Ternyata Bisa Berdampak Buruk Bagi Tubuh

DokterSehat.Com – Dengan kondisi negara kita yang berada di daerah tropis, maka kita tentu harus mampu beradaptasi dengan suhu yang hangat sepanjang waktu dan bahkan bisa sangat panas di siang hari. Banyak area perkantoran atau bahkan rumah-rumah yang menggunakan Air Conditioner untuk mengatasi masalah suhu yang panas ini sehingga orang-orang yang tinggal di dalamnya tidak akan merasa gerah dan cukup nyaman beraktifitas di dalam ruangan. Sayangnya, dibalik nyamannya suhu yang diatur oleh Air Conditioner, ada banyak efek kesehatan yang beresiko mengenai tubuh kita. Apa sajakah dampak buruk dari penggunaan Air Conditioner?

doktersehat-sakit-flu

Menggunakan Air Conditioner tentu tidak akan cukup jika hanya beberapa menit saja. Sebagai contoh, area perkantoran tentu akan menyalakan Air Conditioner dari pagi hingga sore atau bahkan malam hari. Durasi penggunaan Air Conditioner yang sangat lama tentu akan kurang baik bagi tubuh mengingat Air Conditioner hanya digunakan di ruang tertutup. Pakar kesehatan menyebutkan jika penggunaan Air conditioner dalam waktu yang lama bisa membuat karbondioksida banyak tersedia di dalam ruangan dan dihirup oleh saluran pernafasan, Pengguna Air Conditioner pun beresiko mengalami kelesuan, pusing-pusing, hingga kesulitan untuk fokus dan kurang bersemangat untuk menyelesaikan tugas. Kulit yang terpapar Air Conditioner juga cenderung akan mudah kering karena udara di dalam ruangan kehilangan kelembaban.

Penggunaan Air Conditioner dengan suhu yang sangat rendah dalam waktu yang lama bisa memicu masalah leher kaku atau tortikolis. Penderita leher kaku akan kesulitan menengok ke salah satu arah dan jika dipaksakan, maka leher akan terasa sangat sakit. Selain bagian leher, bahu juga beresiko mendapatkan masalah bahu beku atau frozen shoulder yang baru terasa saat bangun tidur. Jika bahu sudah mengalami masalah ini, maka penderitanya akan kesulitan menggerakan bahu untuk berbagai aktifitas mudah layaknya menggosok gigi atau bahkan menyisir rambut.

Baca Juga:  Menaiki Mobil Pribadi Bisa Memicu Kegemukan

Penggunaan Air Conditioner yang terlalu lama juga bisa mempengaruhi masalah saraf pada tubuh. Banyak pengguna Air Conditioner yang melaporkan gejala Carpal Tunnel Syndrome layaknya rasa kesemutan atau nyeri pada ibu jari, jari telunjuk, hingga jari tengah pada tangan. Saraf yang melewati pembuluh pada pergelangan tangan ternyata mengalami pembengkakan yang disebabkan oleh penggunaan Air Conditioner dalam waktu lama di malam hari. Selain itu, resiko untuk mendapatkan gangguan saraf layaknya Bell’s Palsy atau kelumpuhan pada satu sisi wajah juga sangat tinggi jika kita menggunakan Air Conditioner terlalu lama.

Dengan adanya resiko ini, ada baiknya kita mempertimbangkan ulang penggunaan AC dalam jangka waktu terlalu lama atau dengan suhu yang terlalu dingin. Jika suhu ruangan cukup nyaman dan sejuk layaknya saat musim hujan seperti sekarang ini, ada baiknya kita mematikan AC sehingga udara di dalam ruangan pun jauh lebih sehat dan aman.