Digoxin – Dosis dan Indikasi Dewasa

Nama: Digoxin
Nama Dagang: Lanoxin
Kelas: Antidisritmia, Agen inotropik
Tersedia dalam bentuk:
Larutan oral

digoxin-doktersehat

  • 0,5mg/mL

Larutan injeksi

  • 1mg/mL
  • 25mg/mL

Tablet

  • 0,625mg (hanya merk Lanoxin)
  • 125mg
  • 1875mg (hanya merk Lanoxin)
  • 25mg

Agen antidisritmia yang lain: Adenosin, Magnesium sulfat
Agen inotropik lain: Amrinone, Dobutamine, Dopamine, Inamrinone, Milrinone

Digoxin adalah obat yang digunakan untuk merawat berbagai macam kondisi jantung. Digoxin biasanya digunakan untuk merawat atrial fibrilasi, atrial flutter, dan gagal jantung.

Dosis dan Indikasi untuk Dewasa

Untuk kondisi atrial fibrilasi (denyut jantung tidak stabil)
Rejimen digitalisasi Cepat (dosis loading)
IV: 8-12 mcg/kg (0,008-0,012 mg/kg) Total dosis loading; berikan 50% awalnya; selanjutnya hati-hati untuk memberikan 1/4 dosis dua kali setiap 6-8 jam; lakukan penilaian hati-hati terhadap respon klinis dan toksisitas dosis masing-masing.

PO: 10-15 mcg/kg total dosis loading; berikan 50% awalnya; hati-hati untuk memberikan 1/4 dosis dua kali setiap 6-8 jam; lakukan penilaian hati-hati terhadap respon klinis dan toksisitas dosis masing-masing.

Dosis Pemeliharaan
PO: 3,4-5,1 mcg/kg/hari atau 0,125-0,5 mg/hari PO; dapat menaikkan dosis setiap 2 minggu berdasarkan respon klinis, kadar obat pada serum, dan toksisitas.

IV/IM: 0,1-0,4 mg setiap  hari; pemberian IM tidak disukai karena reaksi suntikan yang berat.

Gagal jantung
Sebagaimana pedoman ACCF/pedoman AHA, dosis loading untuk memulai terapi digoxin pada pasien dengan gagal jantung tidak perlu.

0,125-0,25 mg PO/IV setiap  hari; dosis yang lebih tinggi mencapai 0,375-0,5 mg/hari jarang dibutuhkan

Gunakan batas ambang bawah dosis (0,125 mg/hari) pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau massa-tubuh-tanpa-lemak yang memang rendah.

Dosis Modifikasi
Menyesuaikan dosis pemeliharaan dengan memperkirakan CrCl dan mengukur tingkat serum.

Pada pasien gagal jantung, dosis yang lebih tinggi tidak memiliki manfaat tambahan dan dapat meningkatkan toksisitas; klirens ginjal menurun dapat menyebabkan peningkatan toksisitas.

Pada pasien geriatri, gunakan berat badan tanpa lemak untuk menghitung dosis.

Digoxin – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4