Difteri Disebabkan Oleh Cabai Kering yang Dipenuhi Oleh Tikus?

DokterSehat.Com– Belakangan ini di media sosial sedang viral video yang menyebutkan bahwa penyebab dari menyebarnya penyakit difteri di Indonesia adalah banyaknya tikus yang berkeliaran di penyimpanan cabai kering. Apakah hal ini benar adanya?



Dalam video tersebut, disebutkan bahwa ada baiknya kita tidak lagi mengkonsumsi cabai bubuk yang dianggap dihasilkan dari cabai kering yang sudah terpapar oleh kencing tikus yang bisa memicu datangnya difteri. Hal ini berarti, beberapa jenis jajanan yang memakai bubuk cabai kering seperti tahu bulat, cireng, dan lain sebagainya sebaiknya tidak dikonsumsi terlebih dahulu.

Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan bahwa video ini masih belum jelas darimana datangnya. Namun, ada sebagian orang yang menganggap video ini berasal dari India, bukannya dari Indonesia meskipun memang hal ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Satu hal yang pasti, kabar bahwa tikus-tikus yang berkeliaran di tumpukan cabai kering ini memicu difteri yang sedang mewabah di Indonesia sama sekali tidak benar adanya mengingat difteri sama sekali tidak terkait dengan tikus, melainkan disebabkan oleh bakteri bernama Corynebacterium diphtheriae.

Penularan difteri seringkali disebabkan oleh droplet atau cairan yang tanpa sengaja disemburkan saat penderitanya bersin. Hal ini berarti, difteri tidak disebabkan oleh gigitan apalagi oleh kencing tikus sebagaimana yang disebutkan dalam video ini.

Hanya saja, Oscar juga menyebutkan bahwa apa yang terjadi pada video ini bisa memicu datangnya penyakit leptospirosis yang memang dipicu oleh kencing tikus.