Difenhidramin – Dosis, Indikasi, dan Efek Samping

Nama: Difenhidramin
Nama dagang: Benadryl, Benadryl Allergy Dye-Free LiquiGels,Children’s Benadryl Allergy, Children’s Triaminic Thin Strips Allergy, Alka-Seltzer Plus Allergy, Nytol, PediaCare Children’s Allergy, Simply Sleep, Sominex, QlearQuil Nighttime Allergy Relief, Tranquil Nighttime Sleep Aid, Unisom SleepGels, Unisom SleepMelts, ZzzQuil
Kelas: Antihistamin generasi 1, agen antiemetik
Sediaan: ampul 1 ml (10 mg/ml), vial 15 ml (10 mg/ml), tablet 25 mg, sirup (12,5 mg/5 ml)



Dosis dan Indikasi
Untuk reaksi alergi

  • 25-50 mg peroral setiap 6-8 jam jangan melebihi 300 mg/hari
  • 10-50 mg (tidak lebih dari 100 mg) IV/IM setiap 4-6 jam, jangan melebihi 400 mg/hari

Untuk insomnia

  • 50 mg peroral 30 menit sebelum tidur
  • Untuk batuk
  • 25-50 mg peroral setiap 4 jam PRN (pro renata, jika perlu), sirup lebih direkomendasikan, jangan melebihi 150 mg/hari

Untuk motion sickness

  • Terapi atau profilaksis (pencegahan): 25-50 mg setiap 6-8 jam
  • Sebagai alternatif, 10-50 mg/dosis setiap terapi dapat digunakan sampai 100 mg jika dibutuhkan, jangan melebihi 400 mg

Parkinsonisme

  • 25 mg peroral setiap 8 jam, untuk dosis awal, dan dilanjutkan 50 mg setiap 6 jam, jangan melebihi 300 mg/hari
  • Sebagai alternatif, 10-50 mg IV jangan melebihi 25 mg/menit ketika pemberian, jangan melebihi 400 mg/hari, dapat diberikan juga 100 mg IM.

Efek Samping
Frekuensi tidak ditetapkan

  • sedasi
  • kebingungan
  • efek antikolinergik
  • dapat menurunkan fungsi kognitif pada pasien geriatri
  • xerostomia
  • xering mukosa hidung
  • faring kekeringan
  • sputum bronchial
  • agranulositosis
  • anemia hemolitik
  • trombositopenia
  • kejang
  • takikardia
  • hipotensi
  • gugup
  • kegelisahan
  • penglihatan kabur
  • palpitasi
  • sembelit
  • vertigo
  • ketidakteraturan menstruasi
  • euphoria
  • anorexia
  • retensi urin
  • radang urat saraf
  • diplopia (pandangan ganda)
  • tinnitus (telinga berdengung)