Diet Untuk Hipertensi Yang Kurang efektif

DokterSehat.Com – Banyak orang yang mengantisipasi penyakit hipertensi yang dideritanya dengan berbagai cara dan upaya, salah satunya dengan melakukan cara diet untuk hipertensi seperti diet rendah garam dan mengurangi pemberian cairan untuknya. Tahukah Anda, bahwa cara diet seperti itu kurang efektif dalam mengantisipasi hipertensi, bahkan jika upaya yang dilakukan terlalu ekstrim bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh dan memperparah penyakit kita.



Oleh karena itu, jika selama ini Anda masih melakukan cara diet untuk hipertensi yang dijelaskan di atas, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut dan beralihlah kepada cara yang lebih aman dan alami seperti berikut ini :

  • Perbanyak konsumsi serelia
    Penderita hipertensi harus bisa mengontrol kandungan lemak yang terdapat dalam tubuhnya. Jika terlalu banyak, ditakutkan akan memperparah keadaan yang sudah ada. Salah satu upaya untuk mengontrol kadar lemak dalam tubuh adalah dengan menguranginya. Lupakan cara diet untuk hipertensi hanya untuk menurunkan lemak, karena dengan langkah praktis pun, yaitu mengkonsumsi serelia akan sangat membantu dalam penyerapan lemak.

    Selain itu, serelia memiliki kandung serat yang cukup tinggi, sehingga sangat membantu sistem pencernaan kita agar tetap sehat.

  • Konsumsi sayuran dan buah-buahan
    Mengapa kedua jenis makanan ini bisa menjadi pengganti cara diet untuk hipertensi, dikarenakan kandungan dari sayur dan buah buahan yang cukup baik. Kandungan serat yang tinggi, vitamin yang cukup lengkap, serta keunggulan vitamin C-nya sangat baik dalam menurunkan kadar tekanan darah tinggi. Konsumsilah secara rutin dua jenis makanan diatas, maka kita akan mendapatkan banyak manfaat lain selain hipertensi yang teratasi, yakni kesehatan yang tetap terjaga, dan bisa terhindar dari penyakit lainnya.

Selain 2 cara di atas, penderita hipertensi pun harus bisa mengontrol untuk menghindari beberapa jenis makanan yang bisa memperparah keadaan, seperti makanan kaleng, makanan yang memiliki kandungan garam yang cukup tinggi, makanan dengan lemak tinggi, dan minuman beralkohol.