Diet Tinggi Serat

DokterSehat.Com – Serat telah lama diketahui meningkatkan kesehatan pencernaan dengan baik dan berfungsi sebagai keteraturan, tapi hal tersebut hanyalah dua bagian dari berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh serat. Berdasarkan sebuah study penelitian yang dipublikasikan di sebuah jurnal nutrisi klinik amerika (American Journal of Clinical Nutrition), menemukan bahwa orang-orang yang makan dengan diet tinggi serat dari jenis gandum (oats), jewawut (barley), terung (eggplant).kacang okra, dan sayur-sayuran lainnya mengalami penurunan kolesterol sampai mendekati 30 persen setelah 4 minggu.



Selain beguna meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan menurunkan tingkat kolesterol, diet tinggi serat juga bisa membantu anda mengurangi resiko penyakit jantung dan diabetes, serta menjaga dan mempertahankan berat badan tetap dalam kontrol.

Makanan sumber serat meliputi dedak gandum, kacang-kacangan dan banyak sayuran merupakan sumber yang baik untuk serat larut. Selain itu gandum, kacang polong, buncis, apel, buah jeruk, wortel, barley dan psyllium merupakan sumber serat yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan kadar gula darah.

Manfaat diet tinggi serat

  1. Buang air besar normal
    Serat meningkatkan berat dan ukuran tinja serta dapat melembutkan tinja. Serat dapat mepercepat pengeluaran tinja karena serat tidak dicerna maupun diserap. Serat dapat mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar.
  1. Membantu menjaga integritas usus dan kesehatan usus
    Diet tinggi dapat menurunkan resiko wasir atau ambeien dan kantong kecil di usus besar (penyakit divertikular). Beberapa serat difermentasi dalam usus besar. Para peneliti melihat bagaimana hal ini dapat memainkan peran dalam mencegah penyakit usus besar.
  1. Menurunkan kadar kolesterol darah
    Serat larut ditemukan di buncis, gandum, biji rami dan dedak oat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah total dengan menurunkan LDL kolesterol atau kolesterol jahat. Penelitian epidemiologi telah menunjukkan bahwa meningkat serat dalam diet dapat menurunkan tekanan darah dan peradangan, yang juga melindungi kesehatan jantung.
  1. Membantu mengontrol kadar gula darah
    Serat, khususnya serat larut, dapat memperlambat penyerapan gula, yang bagi penderita diabetes dapat membantu menurunkan tingkat gula darah. Sebuah diet yang meliputi serat tidak larut telah dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
  1. Membantu dalam penurunan berat badan
    Diet tinggi serat membutuhkan waktu yang lama untuk mengunyahnya sehingga memberikan waktu tubuh untuk memberikan sinyal kenyang sehingga membantu untuk menurunkan berat badan dan cenderung untuk tidak makan terlalu banyak. Selain itu diet serat cenderung untuk membuat makanan terasa lebih besar dan berlama – lama lagi sehingga perut lebih lama untuk terasa lapar kembali. Diet tinggi serat cenderung kurang kalori dan energy yang berarti sangat baik bagi orang yang berusaha menurunkan berat badan.
  1. Mencegah kanker kolorektal
    Beberapa penelitian menunjukkan manfaat tinggi serat dalam pencegahan kanker kolorektal namun beberapa penelitian tidak menunjukkan efek terhadap pencegahan kanker kolorektal sehingga masih dalam kontroversi. Apapun itu, serat telah terbukti untuk membantu kesehatan usus.
Baca Juga:  Kanker Usus Besar Gejala dan Penyebabnya

Efek samping diet tinggi serat

Diet tinggi serat menimbulkan efek berupa kembung, produksi gas usus meningkat dan kadang-kadang kram. Untuk mengantisipasi hal ini maka diet tinggi serat harus perlahan-lahan dan bertahap selama beberapa minggu. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi bakteri alami dalam sistem pencernaan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan. Selain itu, minumlah banyak air karena serat bekerja lebih baik bila menyerap air dan membuat tinja menjadi lunak dan besar.