Diet Saat Puasa Bisa Turunkan Berat Badan Lebih Cepat

doktersehat-diet-lingkar-perut

DokterSehat.Com– Selain untuk ibadah puasa di bulan Ramadan, mungkin sebagian dari Anda memanfaatkan momen ini untuk diet atau menurunkan berat badan. Jadwal makan Anda memang akan berkurang, hanya saat sahur dan buka puasa.

Perlu diperhatikan porsi makan Anda. Terkadang, nafsu makan ketika berpuasa akan terlampiaskan ketika berbuka. Untuk mengatasinya Anda perlu berkomitmen makan sehat dengan mengontrol asupan nutrisi ketika sahur dan berbuka puasa.

Apa bedanya diet saat puasa dengan diet di luar Ramadan?

Diet saat puasa di bulan Ramadan pada dasarnya sama dengan cara diet dalam keseharian di luar Ramadan. Pelaku diet tetap harus melakukan diet dengan proposi asupan karbohidrat, lemak dan protein yang tepat saat sahur dan berbuka puasa. Makanan yang dikonsumsi harus diperhatikan dan dikontrol dengan baik, jika tidak ingin membuat diet Anda gagal.

Diet saat puasa menurunkan lemak lebih cepat

Diet saat bulan Ramadan mampu menurunkan berat badan lebih banyak dan lebih cepat jika dilakukan dengan disiplin. Berikut 5 manfaat diet saat puasa, seperti melansir Now Loss:

1. Diet saat puasa mempercepat tubuh membakar lebih banyak lemak

Setelah Anda mengonsumsi makanan mengandung gula yang terkandung di dalam karbohidrat, ini adalah energi atau kalori yang digunakan tubuh untuk tetap beraktivitas saat berpuasa.

  • Saat Anda puasa, gula darah Anda menjadi lebih rendah, jumlah karbohidrat yang tersimpan di tubuh Anda menjadi lebih rendah.
  • Tubuh Anda tidak memiliki pilihan selain membakar lemak di tubuh Anda untuk energi agar Anda tetap beraktivitas, ini berfungsi dengan baik dan tetap bisa melakukan semua aktivitas harian Anda.

Lemak tubuh Anda hanya akumulasi dari semua kelebihan kalori Anda, ketika Anda makan terlalu banyak

  • Tubuh Anda mengambil kalori yang berlebih, menyimpannya sebagai lemak tubuh dan akan digunakan sebagai sumber energi cadangan ketika Anda membuat kalori atau defisit energi dari berolahraga lebih banyak, atau makan lebih sedikit (seperti dalam rencana penurunan berat badan normal)
  • Tubuh Anda juga dipaksa untuk sebagian besar hanya membakar lemak tubuh (atau membuat Anda menurunkan berat badan) ketika tidak banyak gula darah atau karbohidrat yang tersisa untuk membakar kalori ketika Anda berpuasa.

Seberapa cepat puasa saat diet dan olahraga dalam menghilangkan lemak?

  • Anda akan kehilangan lemak dengan cepat ketika Anda makan lebih sedikit saat diet penurunan berat badan.
  • Anda akan kehilangan lemak dengan cepat ketika berolahraga saat berpuasa.
  • Anda akan membakar lemak jauh lebih cepat karena kadar gula darah Anda lebih rendah, ini memaksa tubuh Anda untuk membakar lebih banyak lemak untuk energi saat Anda berolahraga

2. Diet saat puasa meningkatkan metabolisme

Kadar gula darah atau energi Anda turun saat berpuasa:

  • Tubuh Anda merespons ini dengan memberi energi kembali dengan melepaskan lebih banyak adrenalin (atau norepinefrin) yang akan menyebabkan Anda memiliki lebih banyak energi, lebih waspada dan lebih fokus.
  • Ketika tubuh Anda melepaskan adrenalin, tubuh Anda akan membakar lemak (terutama lemak yang membandel di perut, paha & pinggul) agar Anda mendapatkan energi yang sangat dibutuhkan setelah gula darah turun

3. Diet saat puasa mengurangi lemak perut

Lemak perut yang membandel sulit hilang karena area perut Anda mengandung lebih banyak reseptor alfa-2, yang memperlambat pembakaran lemak dibandingkan reseptor beta-2, yang mempercepat pembakaran lemak dan puasa mengurangi insulin.

  • Puasa menutup reseptor a2 yang tidak bekerja dengan baik tanpa insulin saat mengaktifkan lebih banyak reseptor b2, pembakaran lemak di daerah perut Anda memungkinkan Anda untuk membakar lemak perut yang membandel.
  • Diet puasa juga meningkatkan aliran darah ke wilayah perut Anda, sehingga lebih mudah bagi hormon pembakar lemak (seperti adrenalin) untuk masuk ke wilayah perut Anda untuk membakar lemak perut lebih banyak daripada diet normal.
  • Diet puasa adalah kenyataan dan bukan mitos, terutama ketika Anda mencoba untuk menurunkan 10 kilogram lemak yang membandel.
  • Puasa lebih penting bagi wanita karena mereka memiliki lebih banyak lemak yang membandel atau bahkan lebih banyak reseptor a2 juga di bokong, pinggul, dan paha.

4. Diet saat puasa secara alami meningkatkan hormon pertumbuhan

Human growth hormone (HGH) atau hormon pertumbuuhan adalah hormon ajaib yang membakar lemak, membangun dan mempertahankan massa otot.

  • Diet saat puasa meningkatkan HGH sebesar 1300 persen pada wanita dan 2000 persen pada pria.
  • HGH mempertahankan massa otot Anda saat berpuasa dan studi ini membuktikan diet puasa melakukan pekerjaan yang lebih baik (karena HGH ekstra) mempertahankan massa otot vs diet lainnya.
  • Tidak perlu khawatir kehilangan massa otot saat berpuasa

5. Diet saat puasa membuat Anda makan lebih sedikit kalori

Semakin sedikit Anda makan, semakin cepat Anda akan menurunkan berat badan.

  • Ketika Anda pertama kali memulai puasa di bulan Ramadan, nafsu makan dan rasa lapar akan tetap ada, karena Anda dan tubuh terbiasa dengan berpuasa. Tingkat kelaparan Anda akan turun dan keinginan Anda pada akhirnya akan hilang karena puasa mengurangi atau menormalkan ghrelin (hormon kelaparan) yang menurunkan nafsu makan.
  • Diet saat puasa, Anda hanya makan 2 kali sehari, di saat inilah Anda dapat mengontrol asupan nutrisi saat sahur dan berbuka puasa.

Nah, itu dia panduan puasa yang bisa Anda gunakan kalau ingin dibarengi dengan diet. Selamat mencoba!

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik