Diet Penurun Kadar Glukosa yang Mencontek Cara Puasa

DokterSehat.Com – Punya tubuh langsing ideal memang dambaan setiap orang. Selain lebih sehat dan lebih bersahabat dengan penampilan, berat badan ideal juga bisa membuat diri kita lebih lincah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk mendapatkan berat badan ideal pun ternyata tak sesulit yang dibayangkan, meski tidak juga semudah membalik telapak tangan. Cukup dengan meniru tata cara berpuasa (fasting mimicking diet). Di mana efek menguntungkan dari puasa akan didapat tetapi juga memastikan asupan vitamin dan mineral penting yang dapat menimalisir beban selama berpuasa.



Pengurangan jumlah kalori yang dimakan selama lima hari dalam sebulan membantu kita hidup lama. Selain itu, individu yang menjalani diet ini secara rutin, terhindar dari risiko penuaan, diabetes, penyakit jantung, dan kanker dibanding mereka yang tidak berpuasa.

Dikutip dari situs Daily Mail, diet ini mengharuskan kita mengurangi jumlah kalori yang dimakan sebanyak 34 sampai 54 persen.

Pada hari pertama diet, kita hanya boleh mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori sebesar 1.090 ccal, sedangkan pada hari kedua hingga hari ke-5 turun jadi 725 ccal.

Sekilas diet ini mirip dengan diet mayo. Individu harus kembali ke diet normal selama beberapa minggu ke depan sebelum mengulangi berpuasa selama lima hari pada bulan berikutnya. Begitu seterusnya.

Hasil tes menemukan, selama periode tiga bulan pertama, kadar glukosa darah turun sebanyak 10 persen selama hari-hari puasa. Tapi tetap sekitar enam persen lebih rendah secara menyeluruh. Zat kimia dalam tubuh yang disebut IGF1 yang berhubungan dengan penyakit penuaan pada manusia berkurang sebesar 24 persen.