Diare, Penyakit yang Bisa Membatalkan Puasa

doktersehat-kencing-batu-toilet

DokterSehat.Com– Orang yang sedang jatuh sakit memang diperbolehkan untuk tidak berpuasa karena memang kondisi tubuhnya yang sedang tidak memungkinkan untuk melakukannya. Sayangnya, mereka yang terkena diare cenderung menyepelekan penyakit ini dan memilih untuk tetap berpuasa. Padahal, kondisi ini bisa memicu dehidrasi parah yang tentu membuatnya berpotensi membatalkan puasana.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa banyak orang yang terkena masalah kesehatan ini di fase-fase awal bulan puasa. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan pola makan di bulan puasa dan konsumsi makanan yang tidak tepat atau kurang higienis saat berbuka atau sahur. Sebagaimana kita ketahui, cukup banyak orang yang memilih untuk membeli jajanan atau minuman untuk berbuka di luar rumah yang belum tentu dijamin kebersihannya.

Sebagai contoh, jika kita membeli minuman di pinggir jalan, terkadang minuman ini ternyata dibuat dengan es batu yang kotor atau yang dibuat dari air mentah. Padahal, es batu yang dibuat dari air mentah masih memiliki berbagai bakteri berbahaya yang bisa memicu sakit perut, diare, dan gangguan pencernaan lainnya. Tak hanya itu, sebuah penelitian yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghasilkan fakta mengejutkan yakni 10 persen jajanan takjil ternyata memiliki kandungan berbahaya seperti boraks, formalin, serta pewarna Rodhamin B yang berbahaya bagi kesehatan.

Jika diare berlangsung hingga sangat parah, maka cairan tubuh akan terkuras sehingga membuat kita menjadi lemas. Jika kita membiarkan dehidrasi muncul karena ingin menuntaskan puasa, maka tubuh bisa mengalami dampak yang jauh lebih buruk. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan penderita diare untuk membatalkan puasanya demi mencegah dehidrasi parah.

Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan yang bersih dan aman saat berbuka atau sahur agar tidak sampai mengalami penyakit yang bisa membatalkan puasa ini.