Dianggap Sebagai Pemicu Kanker, Produk Asbes Akan Dilarang Beredar di Kanada

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika asbes adalah salah satu bahan yang memiliki sifat karsinogen atau bisa memicu kanker. Padahal, bahan ini masih cukup banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia, khususnya sebagai penutup atap atau sebagai bahan plafon di rumah tinggal dan berbagai gedung-gedung. Karena tidak ingin semakin banyak warganya yang terkena kanker yang sangat berbahaya, otoritas kesehatan Kanada pun memutuskan untuk melarang peredaran dan penggunaan asbes di negara Amerika Utara tersebut mulai tahun 2018.

doktersehat-paru-paru-Asbestosis-Fibrosis-paru-kanker-pneumonia

Sebelum keputusan ini diambil, Badan Kesehatan Dunia, WHO, sebenarnya sudah sangat tidak merekomendasikan penggunaan asbes karena sifatnya yang bisa memicu kanker semenjak tahun 1987 silam. Pada tahun 2012, Kanada bahkan sudah menghentikan kegiatan pertambangan, produksi, dan juga ekspor asbes yang sebenarnya termasuk komoditi yang cukup menguntungkan dari wilayah Quebec.

Perwakilan dari Canadian Society for Asbestos Victims, yayasan pendukung korban penggunaan asbes di Kanada, Bob Katzko, berkata bahwa kebijakan pemerintah Kanada ini sudah sangat tepat mengingat setidaknya ada 2 ribu kematian yang disebabkan oleh bahan ini. Dengan adanya pelarangan ini, maka diharapkan korban penggunaan asbes bisa semakin menurun.

Pakar kesehatan dr. Eudice Goldberg menyebutkan jika bahan asbes memang cukup rentan memasuki paru-paru dan memicu masalah kanker paru-paru. Serikat pekerja Kanada sendiri menyebutkan jika para pekerja yang melakukan kontak langsung pada bahan ini sangat beresiko tinggi terkena penyakit mematikan tersebut. Resiko mereka terkena penyakit ini bahkan lima kali lipat lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Sebagai informasi, asbes adalah semacam serat mineral silica yang memang cukup banyak dipakai sebagai bahan bangunan. Selain sebagai atap, asbes juga kerap digunakan sebagai bahan insulasi suara ataupun insulasi panas. Sayangnya, bahan asbes ini sangat mudah terhisap melalui pernafasan dan memicu kanker paru dan kanker mesothelioma.