Berkemih Terlalu Sering – Diagnosis dan Pemeriksaan

Cari perawatan medis jika gejala atau tanda-tanda berikut menyertai kondisi sering buang air kecil:

doktersehat-pria-pinggang-besar-kanker-prostat-Gangguan-Stress-Pasca-Trauma-PTSD-diabetes-kutil-kelamin-konsultasi

  • Demam
  • Sakit perut
  • Nyeri punggung atau nyeri pinggang
  • Urin berdarah, gelap, atau keruh
  • Muntah
  • Panas dingin
  • Peningkatan nafsu makan atau haus yang berlebihan
  • Kelelahan
  • Discharge dari vagina atau penis atau ejakulasi yang menyakitkan

Jika sering buang air kecil meliputi inkontinensia, buang air kecil malam hari (nokturia), atau mengganggu hidup Anda, konsultasikan dengan dokter Anda.

Ujian dan pemeriksaan
Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan akan mengajukan pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda dan obat yang Anda konsumsi.

Dokter Anda dapat menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Berapa kali dalam sehari semalam Anda buang air kecil?
  • Apakah ada perubahan dalam warna urin Anda? Apakah Anda memiliki urin yang berwarna atau yang urin gelap?
  • Apakah Anda berkemih dengan merasa nyeri, ada rasa ketidaknyamanan atau sensasi terbakar?
  • Apakah Anda membuat perubahan pola makan baru-baru ini?
  • Apakah Anda memiliki gejala lain (haus meningkat, penurunan berat badan, demam, sakit punggung)?

Dokter Anda dapat memerintahkan salah satu tes berikut, tergantung pada temuan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan.

  • Urinalisis dan kultur urin: Tes ini mendeteksi dan mengukur berbagai komponen urin. kultur urin dapat mendeteksi bakteri yang mungkin menjadi penyebab infeksi saluran kemih.
  • Ultrasonografi: Tes pencitraan noninvasif ini digunakan untuk memvisualisasikan ginjal dan kandung kemih untuk mendeteksi adanya kelainan struktur atau tumor.
  • Sistometri: Tes ini mengukur tekanan di dalam kandung kemih dan memeriksa kemungkinan adanya masalah otot atau saraf yang dapat menyebabkan sering buang air kecil.
  • Sistoskopi: Tes invasif yang memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam kandung kemih dan uretra menggunakan alat kecil tipis seperti teropong fleksibel yang disebut sistoskop.
  • Tes neurologis: Tes diagnostik seperti Urodinamik, pencitraan, EEG, dan EMG adalah prosedur yang membantu dokter mengkonfirmasi atau menyingkirkan adanya gangguan saraf.