Di China, ASI Juga Dikonsumsi Oleh Orang Dewasa Kaya

DokterSehat.Com – Sebuah kabar yang cukup aneh muncul di China. Di Negeri Tirai Bambu ini, terdapat sebuah perusahaan yang menyediakan layanan asisten rumah tangga bernama Xixinyu Household Service Company. Yang unik adalah, layanan asisten rumah tangga ini sangatlah tidak biasa dimana para asisten ini disebut sebagai wet nurse atau dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai perawat basah. Para perawat basah ini memberikan layanan air susu ibu (ASI) yang dikonsumsi oleh orang dewasa yang kaya. Seperti apakah layanan unik ini?



Pada tahun 2013 lalu, masyarakat China sempat digegerkan dengan fakta dimana para orang kaya disana memburu ASI ini. Banyak dari mereka yang bahkan rela membayar mahal ASI ini agar bisa mengkonsumsinya setiap hari. Bagi mereka, ASI adalah makanan super yang bisa membuat tubuh mereka semakin sehat. Padahal, cukup banyak orang kaya di China yang jatuh sakit akibat terlalu rajin bekerja. Karena alasan inilah mereka menganggap jika konsumsi ASI yang kaya akan antibodi, enzim, asam, dan berbagai hormon yang baik bagi tubuh akan mampu membuat mereka kembali sehat dan berstamina.

Melihat tingginya permintaan ASI ini, perusahaan ini didirikan dengan tujuan menyediakan kebutuhan ASI bagi mereka yang berduit ini. Yang menarik adalah, ASI ini ternyata tidak selalu diberikan melalui botol susu. Mereka juga bisa mendapatkan ASI ini secara langsung dengan cara menyusui layaknya bayi atau segera meminum susu yang baru saja dipompa.

Lin Jun, manajer dari perusahaan yang cukup kontroversial ini menyebutkan bahwa layanan perawat basah yang bisa menyediakan ASI ini berharga 10 ribu hingga 20 ribu Yuan untuk setiap pertemuan saja. Harga ini setara dengan Rp 19-38 Juta! Para perawat basah ini sendiri cenderung melayani permintaan siapa saja asalkan harganya cocok.

Baca Juga:  Mandul

Banyak orang yang mengaku jika setelah mendapatkan pelayanan perawat basah ini, mereka merasa menjadi lebih awet muda dan lebih sehat. Memang, harga yang dikeluarkan cukup besar, namun hal ini dianggap sepadan bagi kesehatan tubuh mereka. Ada-ada saja.