Deteksi Wasir atau Ambeien Sedini Mungkin

DokterSehat.Com – Wasir atau ambeien merupakan satu penyakit penyebab pendarahan lewat dubur pada seseorang yang dimana telah terjadi pelebaran pembuluh darah di daerah dubur. Istilah wasir atau ambeien dalam dunia kedokteran disebut hemorrhoid. Jadi bisa dikatakan bahwa wasir adalah varises pada pembuluh darah balik (darah vena) dubur. Namun perlu diketahui bahwa nyeri dan berdarah daerah dubur tidak hanya dikarenakan oleh wasir, juga terdapat penyakit lain dengan gejala hampir sama, antara lain:

doktersehat-ambeien-wasir-hemoroid-hematuria

  • Perlukaan kronis pada dubur, biasanya aktivitas seksual yang salah
  • Abses pada dubur
  • Ada saluran bernanah kronis (fistula)
  • Peradangan daerah dubur (Proctitis)
  • Tumor-tumor Anorectal.

Faktor penyebab wasir atau ambeien
Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya wasir atau ambeien antara lain:

  • Gangguan fungsi usus seperti sering diare, konstipasi (sulit buang air besar), gangguan pengosongan usus besar, sembelit, kehamilan dan melahirkan yang memberikan tekanan pada aliran darah bagian rectum/dubur, hal itu membuat pembuluh darah balik melebar.
  • Pemakaian obat lokal misalnya obat pencahar yang berlebihan, obat suppositoria yang dimasukkan melalui dubur.
  • Diet rendah serat, sehingga ada gangguan buang air besar dan mengejan.
  • Konsumsi alkohol yang memberi akibat melebarnya pembuluh darah, pengaruh hormonal, ataupun penyakit sirosis hepatis (perlemakan hati) yang menyebabkan bendungan aliran balik.

Gambaran klinis penyakit
Gejala-gejala yang timbul pada penyakit ini tergantung pada tipe dan klasifikasi wasir/ hemorrhoid. Yang paling menonjol adalah rasa benjolan pada dubur, nyeri, terutama pada saat buang air besar, anus atau dubur basah, gatal-gatal dan ada pembuluh darah yang menonjol serta perdarahan keluar bersama kotoran (feces) atau menetes berwarna merah segar saat BAB. Bila perdarahan ini berlangsung lama bisa menyebabkan anemia. Nyeri juga dapat disebabkan karena thrombus (pembekuan darah) di pembuluh darah dubur. Dengan timbulnya gejala diatas maka penderita disarankan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga:  Awas, Suka BAB Lama di Toilet Duduk Kurang Baik Bagi Kesehatan

Di samping timbul gejala tersebut, jika kesulitan buang air besar karena luka, muncul komplikasi yang sering menjadi sangat serius di antaranya ialah:

  • Trombosis melingkar yaitu adanya penggumpalan darah dipembuluh darah balik atau hemorrhoid yang melingkari anus. Hal ini bisa mengakibatkan nekrosis (pembusukan) anus dan kulit anus dengan rasa yang sangat nyeri.
  • Bila penggumpalan darah terjadi infeksi, dan terjadi emboli seperti kuman dan nanah masuk aliran darah, bisa jadi berakibat fatal dan bisa menyebabkan abses hati.
  • Bila terjadi perdarahan kronis akan berakibat pada anemia berat.

Tipe
Tipe atau macam hemorrhoid:

  1. Hemorrhoid Internal yaitu: pelebaran pembuluh darah balik (pleksus) hemorrhoidalis superior (bagian atas) diatas garis mukokutan (batas kulit luar dan dalam) dari anus. Biasanya jenis ini tidak menimbulkan gejala berarti.
  2. Hemorrhoid Eksternal yaitu: Penonjolan pleksus hemorrhoidalis inferior (bagian bawah), terdapat diluar garis mukokutan di bawah kulit luar anus. Jenis inilah yang dapat kelihatan dari penglihatan luar dan menimbulkan gejala berarti.

Stadium
Hemorrhoid Internal sendiri terdiri dari 4 (empat) stadium:

  1. Stadium I

Tonjolan pleksus hemorrhoid kedalam lumen (saluran) anorectal yang tidak prolaps (keluar) dari anus. Biasanya terdapat perdarahan menetes segar tanpa nyeri waktu defekasi (buang air besar).

  1. Stadium II

Menonjol melalui anus saat mengejan, tetapi dapat masuk kembali secara spontan, bisa ada pendarahan dan rasa sakit.

  1. Stadium III

Menonjol saat mengejan, dan harus didorong kembali sesudah defekasi, serta bisa ada pendarahan dan nyeri.

  1. Stadium IV

Menonjol keluar anus dan tidak dapat didorong masuk.