informasi kesehatan


DETEKSI DINI KANKER PADA ANAK

            

DokterSehat.com – Tahun demi tahun, angka kejadian kanker pada anak terus meningkat. Jumlahnya mencapai 2-4% dari seluruh kejadian penyakit kanker pada manusia. Sedangkan angka kejadiannya mencapai 110 hingga 130 kasus per sejuta anak per tahun. Sebuah laporan internasional menyatakan, 10% kematian pada anak disebabkan penyakit kanker. Di Indonesia, peningkatan terjadi karena kurangnya pemahaman tentang penyakit kanker. Buktinya, kebanyakan pasien datang ke rumah sakit setelah kankernya berstadium lanjut.


PENYEBAB MISTERIUS

Kanker pada anak bisa terjadi sejak bayi dilahirkan dan dapat menyerang hampir setiap organ tubuh anak dari berbagai macam populasi dan etnis. Sayangnya, penyebab kanker sampai saat ini belum diketahui pasti. Namun demikian berdasarkan pengalaman dan penelitian, kanker pada anak bisa diakibatkan interaksi berbagai faktor, gabungan faktor genetik atau pengaruh lingkungan.
Sebetulnya, penyakit kanker dapat disembuhkan jika keberadaannya diketahui sejak dini. Namun, penyebab kanker pada anak tidak mudah diketahui secara dini karena sebagian penyakit kanker pada tahap awal jarang menimbulkan keluhan. Tambahan lagi, anak-anak umumnya belum dapat merasakan adanya kelainan karena tanda atau gejala klinis kanker pada anak tidak spesifik.


SEGERA PERIKSAKAN KE DOKTER

Ada beberapa penyakit kanker yang cukup banyak ditemukan pada anak. Di antaranya yang menempati peringkat pertama adalah leukemia. Jenis kanker lainnya yang sering dijumpai adalah kanker mata, kelenjar getah bening, ginjal, serta tumor otak. Untuk mewaspadai, mari simak bersama beberapa gejala yang sering dijumpai pada anak. (Lihat boks.)
Bila menemukan gejala-gejala atau tanda-tanda tersebut, sebagai langkah awal, segera periksakan ke dokter untuk memastikan apakah disebabkan oleh kanker atau bukan. Dokter pun biasanya akan melakukan sejumlah pemeriksaan penunjang untuk diagnosis dan menentukan stadium penyakit. Bisa jadi di tahun-tahun pertama anak terlihat sehat dan baru beberapa tahun ke depan terserang penyakit kanker.
Pengobatan penyakit kanker pada anak tentu bergantung pada jenisnya, stadium, dan kelengkapan pengobatan. Semuanya diupayakan untuk mencapai kesembuhan, bukan semata-mata memperpanjang umur saja. Harapan sembuh menjadi semakin besar apabila penderita kanker mampu melampaui masa hidup 5 tahun setelah melakukan pengobatan terpadu. Bahkan pada beberapa jenis kanker memerlukan waktu lebih sedikit dari itu.
Meski sampai kini penyebab penyakit kanker masih misterius dan sulit dideteksi sejak dini, orangtua tak perlu khawatir berlebihan jika pada keluarga terdapat riwayat kanker. Sebaiknya sikapi secara proposional dan tenang.


8 JENIS KANKER ANAK YANG SERING DIJUMPAI

1. Leukemia

Leukemia atau kanker darah merupakan penyakit kanker yang paling banyak dijumpai pada anak. Jumlahnya kurang lebih mencapai 30% dari seluruh penyakit kanker pada anak. Angka kejadian tertinggi terjadi pada anak usia 3-6 tahun.
Gejala yang perlu diwaspadai:

  • Pucat dibarengi lesu atau lemah. Umumnya kondisi ini berkaitan dengan nafsu makan yang berkurang.
  • Demam yang tidak jelas penyebabnya.
  • Perdarahan abnormal yang mudah dilihat pada kulit.
  • Permukaan kulit tampak biru kehitaman atau lebam padahal sebelumnya tidak jatuh atau terbentur.
  • Nyeri pada anggota gerak (tulang).
  • Perut teraba keras atau membengkak, dan kelenjar getah bening bengkak.

2. Tumor Otak

Tumor otak menyerang bagian otak. Baik tumor ganas maupun jinak akan memberikan masalah
yang sama beratnya karena otak terletak dalam rongga tengkorak yang luasnya terbatas. Dampak yang ditimbulkan kedua jenis tumor tersebut sama, yaitu merusak struktrur serta fungsi susunan saraf pusat.
Gejala yang harus diwaspadai:

  • Sakit kepala disertai mual atau muntah yang menyembur, penglihatan berkurang atau terganggu, dan ada penurunan kesadaran atau perubahan perilaku.
  • Ciri khusus pada bayi adalah ubun-ubun besarnya menonjol.
  • Terdapat gangguan berbicara atau keseimbangan anggota gerak melemah (lumpuh) atau kejang.


3. Retinoblastoma

Kanker di retina mata paling sering dijumpai pada anak berusia antara 6 bulan sampai 2 tahun.
Gejala yang perlu diwaspadai: Bercak putih di bagian tengah mata (retina) yang seolah bersinar bila kena cahaya (seperti mata kucing), penglihatan terganggu atau mata menjadi juling dan pada stadium lanjut, bola mata tampak menonjol.


4. Kanker Kelenjar Getah Bening

Penyakit ini mempunyai angka kejadian tertinggi pada anak usia 5-7 tahun.
Gejala yang perlu diwaspadai:

  • Pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang progresif di leher, ketiak, atau selangkangan. Umumnya gejala tersebut tidak disertai tanda infeksi.
  • Anak menjadi lemah, lesu, dan nafsu makan menurun.


5. Neuroblastoma

Kanker saraf simpatis primitif ini dapat timbul di berbagai bagian tubuh. Bagian yang paling sering mengalaminya adalah kelenjar anak ginjal (adrenal supra renal). Gejala yang ditimbulkan cukup beragam bergantung pada letak tumor dan penyakitnya. Namun umumnya, gejala awalnya sulit diketahui. Sebagian besar penderita datang pada stadium lanjut.
Gejala yang patut diwaspadai:

  • Kelopak mata membengkak dan biru, bola mata menonjol, atau kelopak mata tampak turun.
  • Munculnya benjolan-benjolan di kepala, kelumpuhan mendadak, pincang yang disebabkan patah tulang tanpa sebab, perut membesar dan keras.

6. Kanker Ginjal

Yang paling banyak dijumpai pada anak adalah tumor wilms (nefroblastoma). Angka kejadian yang tertinggi pada usia 3-4 tahun.
Gejala yang patut diwaspadai:
Gejala dini kanker ginjal sulit dideteksi. Namun, biasanya ditandai dengan kencing yang berdarah, rasa tidak enak di dalam perut, dan bila telah cukup besar dapat teraba sebagian perutnya yang membesar dan keras.


7. Kanker Otot Lurik (Rabdomiosarkoma)

Kanker yang berasal dari jaringan otot lurik ini dapat terjadi di mana saja. Pada anak biasanya terjadi di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat, dan vagina. Karenanya, gejala yang muncul sangat tergantung pada wilayah yang diserang. Kanker otot lurik pada rongga mata ditandai dengan mata yang menonjol. Di telinga menyebabkan nyeri pada telinga yang dapat disertai perdarahan. Bila mengenai otot lurik dari anggota gerak, maka terjadi pembengkakan.
8. Kanker Tulang (Osteosarkoma)

Merupakan salah satu kanker yang banyak dijumpai pada anak. Biasanya antara usia 10­20 tahun.
Gejala yang perlu diwaspadai:

  • Pembengkakan tulang yang progresif, disertai rasa nyeri dan demam.
  • Ada pula yang disertai trauma (benturan) seperti jatuh yang tidak jelas pemicunya.

Ditulis oleh  UTAMI SRI RAHAYU

pf button both DETEKSI DINI KANKER PADA ANAK


 
                     

 

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

28 Responses to “DETEKSI DINI KANKER PADA ANAK”

  1. Citra says:

    Dok, anak saya baru berumur satu bulan. Terdapat benjolan ditengah2 antara kedua tulang rusuk bagian bawah. Tes medik apa yg paling tepat untuk menditeksi benjolan tersebut? Jika dokter berkenan memberikan jawaban je email yg sudah saya cantunkan.

    Trima kasih

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. nellyn angela says:

      Selamat siang,
      salam sehat,

      Sebelum menentukan pemeriksaan yang tepat harus dipastikan dulu dimana letak benjolan tersebut, apakah di sekitar kulit atau mungkin lebih dalam dari itu. Terdapat perbedaan pemeriksaan di antara keduanya mengingat terdapat organ paru di bagian bawahnya. Pemeriksaan untuk benjolan sendiri bisa dengan FNAB, biopsi, namun karena letaknya, bila ada kecurigaan lebih diperlukan juga pemeriksaan ct scan thorax.

      Untuk memastikannya cobalah berkonsultasi ke dokter bedah terlebih dahulu baru kemudian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan tambahan sesuai indikasinya.

      Semoga bemanfaat
      Terima kasih

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. lisdawati says:

    sy pny anak 6stngj tahn sy br sdar bahwa ketiaknya besar sblh tp tdk begitu besar,saya raba tdk ada benjolan yang keras,sy tnya jg pd anak tidk skt ,tp klo tngan nya d keataskan sangat terlihat,sy cemas apakah berbahay buat anak saya

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. david says:

    Dok, anak sy berumur 3 Tahun 10 Bln. ada benjolan dibagian perut kanan dan hasil dr CT Scan ktax Sejenis Tumor Wilms. Untuk mengatasi penyakit tumor ini jalan satu satunya harus dioperasi. yg saya tanyakan apakah bisa tumor ini sy cegah dengan cara alternatif, misalkan memberikan rebusan daun sirsak. Terima kasih.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0


Trackbacks/Pingbacks

  1. Jenis Jenis Penyakit Kanker dan Penyebabnya | Info Kesehatan | Terbaru 2012 - [...] DETEKSI DINI KANKER PADA ANAK [...]