Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Dehidrasi

DokterSehat.Com Apa itu dehidrasi?
Dehidrasi adalah suatu keadaan yang terjadi jika hilangnya cairan tubuh, terutama air, melebihi jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh. Normalnya, tubuh kita kehilangan cairan dalam bentuk uap air pada saat kita menghembuskan napas dan juga dalam bentuk air melalui keringat, air seni, dan tinja. Bersamaan dengan keluarnya air tersebut, hilang juga sejumlah mineral. Jika tubuh kita kehilangan air terlalu banyak, keseimbangan cairan dalam tubuh menjadi terganggu atau disebut dengan dehidrasi. Dehidrasi yang berat dapat menyebabkan kematian.

doktersehat-dehidrasi-keringat

Apa penyebab dehidrasi?

Berbagai keadaan dapat menyebabkan hilangnya cairan secara cepat dan terus-menerus, antara lain:

  • Demam, paparan panas, dan olahraga berlebihan
  • Muntah, diare, dan buang air kecil yang lebih banyak dari biasanya, misalnya karena infeksi
  • Penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes
  • Berkurangnya kemampuan untuk minum (misalnya pada pasien yang tidak sadar atau bayi yang sedang sakit)
  • Kurangnya akses ke sumber air minum yang bersih dan aman
  • Luka pada kulit, misalnya luka bakar atau penyakit kulit berat lain (cairan akan hilang dari kulit yang luka)

Apa gejala dehidrasi?

Gejala dan tanda dehidrasi dapat bervariasi mulai dari yang ringan hingga berat:

  • Rasa haus yang berlebihan
  • Mulut kering
  • Lemas
  • Berdebar-debar
  • Sulit konsentrasi
  • Keringat hanya sedikit
  • Jumlah air kemih menurun, urine menjadi lebih kental dan berwarna kuning tua

Bagaimana penatalaksaan dehidrasi di rumah?

Orang yang mengalami dehidrasi harus mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup, misalnya dengan cara:

  • Minum air sedikit demi sedikit, tetapi sering. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara bertahap untuk waktu yang lama. Meminum air dalam jumlah yang banyak sekaligus hanya akan membuat perut terasa penuh. Selain itu, bila meminum air dalam jumlah yang banyak sekaligus, air akan cepat dikeluarkan oleh tubuh lebih cepat. Pada pasien dengan diare, disarankan meminum air ±100-200 cc setiap kali setelah buang air besar. Boleh juga menggunakan sedotan bila kesulitan minum air (misalnya karena sariawan di mulut atau mual)
  • Minum minuman yang mengandung elektrolit
  • Mengisap es batu (pastikan es batu terbuat dari air bersih dan matang)
Baca Juga:  10 Kebiasaan Buruk Yang Bisa merusak Gigi Kita

Orang yang terpapar panas yang berlebihan harus didinginkan, misalnya dengan cara:

  • Melepaskan pakaian atau mengenakan pakaian yang longgar
  • Menggunakan pendingin ruangan atau kipas angin atau bisa juga dengan handuk basah
  • Jika ada kulit yang terbuka (misalnya karena luka bakar), dapat disemprot dengan air suam-suam kuku untuk mengurangi penguapan dari kulit yang terbuka tersebut
  • Jangan mengompres kulit dengan es karena paparan dingin akan menyebabkan tubuh berusaha membentuk panas sebagai respon. Akibatnya, suhu tubuh justru meningkat dan orang tersebut akan semakin mengalami dehidrasi

Kapan kita harus menghubungi dokter?

Hubungi dokter bila penderita dehidrasi tersebut mengalami hal-hal berikut:

  • Muntah terus-menerus atau selama lebih dari satuhari
  • Demam lebih dari 38º C
  • Diare lebih dari dua hari
  • Penurunan berat badan atau tampak semakin kurus
  • Buang air kecil sedikit
  • Tampak mudah mengantuk atau lemas
  • Sesak napas
  • Kejang atau penurunan kesadaran

Bagaimana cara mencegah dehidrasi?

  • Pastikan untuk selalu menyiapkan air minum sesuai kebutuhan pada saat akan melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan banyak berkeringat atau aktivitas di tempat yang panas
  • Hindari berolahraga yang berlebihan pada saat cuaca panas
  • Hindari konsumsi alkohol karena alkohol dapat meningkatkan jumlah cairan tubuh yang hilang dan menunda munculnya gejala dehidrasi seperti yang telah dijelaskan di atas
  • Kenakan pakaian yang berbahan ringan dan longgar pada saat cuaca panas
  • Hindari paparan sinar matahari yang terus-menerus, misalnya dengan berteduh

Dikutip dengan perubahan seperlunya dari: emedicinehealth