Dampak Putus Cinta bagi Kesehatan

Doktersehat.com – Hubungan percintaan tak selamanya berakhir dengan indah. Ada kalanya Anda merasakan pahitnya putus cinta. Perasaan sedih dan kehilangan pastilah mendominasi pada masa ini. Namun, sebenarnya iniu tidak baik bagi kesehatan fisik dan mental Anda.



Terus meratapi kandasnya hubungan percintaan dapat menyebakan tubuh memproduksi adrenalin dan hormon stres. Bila hormon ini berada dalam tubuh dalam waktu yang lama, bisa saja mempengaruhi kesehatan Anda.

Patah hati yang terlalu lama bisa meyebabkan adanya masalah pada jantung. Perasaan sedih yang berkepanjangan menyebabkan tubuh Anda dipenuhi hormon kortisol dan adrenalin yang merugikan. Meningkatnya hormon ini dalam tubuh dapat menyebabkan jantung berdenyut terlalu kuat, irama jantung menjadi tidak normal, rasa tidak nyaman di leher dan dada, serta timbul perasaan seperti melayang. Masalah ini akan lebih serius bila Anda memiliki riwayat penyakit jantung.

Selain itu, patah hati juga dapat menyebabkan masalah tekanan darah. Pada saat tubuh memproduksi hormon stres seperti epinefrin dan kortisol, kecepatan detak jantung menjadi tidak normal sehingga arteri menjadi lemah. Hal ini dapat menyebabkan munculnya plak di arteri yang memblok aliran darah Anda dan akhirnya menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Sumber: okezone.com