Dampak Positif dan Negatif Menghangatkan Kembali Makanan

DokterSehat.Com – Kebiasaan menghangatkan kembali makanan sudah sering menimbulkan pro dan kontra. Sebagian orang beranggapan bahwa manghangatkan makanan dapat menghilangkan nutrisi dalam masakan. Benarkah demikian?

doktersehat-masak

Menghangatkan kembali makanan sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan. Menurut ahli nutrisi, Emilia Achmadi M.Sc, memanaskan makanan dapat bermanfaat karena suhu panas yang tidak terlalu tinggi dapat memecah molekul protein mentah yang panjang menjadi lebih pendek.

Hal ini sebenarnya sangat menguntungkan tubuh karena protein dalam makanan dapat mempermudah tubuh mencerna dan menyerap makanan.

Walaupun demikian, tidak dianjurkan untuk memanaskan makanan terlalu sering. Suhu di atas 80 derajat Celcius dapat merusak zat-zat penting dalam makanan, diantaranya vitamin C dan vitamin B kompleks.

Berulang-ulang memanaskan makanan justru dapat mengubah sifat lemak menjadi zat pemicu kanker atau karsinogen. Supaya terhindar dari dampak negatif tersebut sebaiknya jangan masak dalam porsi besar. Gantilah setiap menu makan Anda dalam sehari.

Jika Anda tidak mempunyai banyak waktu untuk memasak, dianjurkan hanya menghangatkan makanan yang akan Anda konsumsi saja. Sisanya simpan di lemari pendingin.