Kerap Mengonsumsi MInuman Manis, Ginjal Bocah Ini Rusak

doktersehat-minuman-soda

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan telah berulang kali memperingatkan kita tentang pentingnya mengonsumsi air putih dan bahaya dari minuman dengan rasa yang manis. Sayangnya, banyak orang yang cenderung menyepelekannya, khususnya para orang tua yang memiliki anak kecil.

Unggahan pengguna media sosial Facebook bernama Siti Choirunisah membuktikan kebenaran dari saran dokter ini. Dalam unggahannya yang viral di media sosial, bocah dari Jakarta berusia 11 tahun bernama Adrian Alfa Rizki dikabarkan meninggal dunia karena mengalami gangguan ginjal. Penyebab dari masalah ginjal ini adalah kebiasaannya mengonsumsi minuman manis dengan berlebihan.

Siti berkata bahwa sang anak suka mengonsumsi minuman manis, khususnya minuman ringan. Ia juga jarang meminum air putih. Sebelum dinyatakan meninggal pada Sabtu, 19 Mei 2018 lalu, Adrian mengalami gejala muntah-muntah sehari sebelumnya hingga dilarikan ke rumah sakit.

Menurut pemeriksaan dokter, kadar gula darah Adrian sangatlah mengkhawatirkan, yakni mencapai 500 mg/dL. Kondisi ginjalnya juga sudah rusak parah sehingga memicu rasa sakit yang luar biasa. Adrian juga mengalami sesak napas sehingga harus diberi bantuan oksigen.

Sayangnya, kondisi Adrian terus memburuk sehingga sang bocah pun akhirnya mengalami koma. Beberapa jam kemudian, nyawa Adrian sudah melayang.

Siti berkata bahwa ini adalah kedua kalinya ia melihat kasus seseorang meninggal akibat kebiasaan mengonsumsi minuman manis. Sebelumnya, rekan Siti juga mengalami keracunan pada ginjalnya akibat terlalu sering meminum teh manis dan minuman ringan yang memang memiliki sensasi rasa yang segar.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa minuman manis dan kaya kalori bisa memicu kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko terkena obesitas. Jika kita kerap mengonsumsinya, risiko untuk terkena diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kerusakan ginjal juga menjadi lebih tinggi.

Melihat adanya fakta ini, kurangi asupan minuman manis, termasuk minuman ringan dan minuman botolan. Sebaliknya, sering-seringlah mengonsumsi air putih yang jauh lebih aman dan sehat.