Efek Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula untuk Kulit

doktersehat-dampak-konsumsi-gula-berlebih
Photo Credit: Pexels.com/ rawpixel.com

DokterSehat.Com– Makanan yang memiliki rasa manis memang lezat untuk disantap. Namun, mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung gula ternyata memiliki risiko buruk bagi kesehatan dan juga kulit.

Dilansir dari laman Total Dermatology, mengonsumsi makanan manis berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon insulin pada tubuh. Sebagai tambahan informasi, hormon insulin yang terlalu tinggi juga memicu sel-sel tubuh lebih cepat bereaksi dan rentan mengalami sejumlah peradangan.

Melihat fakta-fakta tersebut, maka tidak heran jika mengonsumsi makanan manis terlalu banyak dapat menimbulkan sejumlah masalah kulit. Berikut masalah kulit yang timbul akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis:

1. Timbul Jerawat

Hormon insulin yang terlalu banyak pada darah dapat memicu kulit terserang jerawat. Apalagi jerawat merupakan salah satu jenis peradangan yang biasa menyerang kulit. Berkaitan dengan makanan yang mengandung gula, kadar insulin dapat menyebabkan produksi sebum berlebih pada kulit.

Kondisi inilah yang memicu kotoran dan bakteri lebih mudah menempel dan akhirnya menyumbat pori-pori kulit. Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka pori-pori yang tersumbat akan menyebabkan komedo dan jerawat.

2. Memicu Peradangan

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, makanan yang manis dapat menyebabkan peradangan pada sel-sel tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal tersebut rupanya juga berlaku untuk sel kulit.

Dilansir dari laman Acne Einsten, kadar insulin yang tinggi memicu peradangan pada sejumlah bagian tubuh. Tidak terkecuali dengan jerawat atau justru memicu breakout yang lebih parah. Hal ini lantaran mengonsumsi makanan manis secara berlebih dapat menghilangkan kandungan antioksidan yang ada di dalam tubuh.

3. Memicu Infeksi Jamur

Tidak hanya itu, mengonsumsi gula secara berlebih ternyata juga dapat memicu infeksi yang disebabkan oleh candida. Candida merupakan salah satu jenis jamur yang biasa menginfeksi kulit dan saluran pencernaan. Infeksi jamur candida pada kulit biasanya akan menyebabkan peradangan serta memperparah kondisi kulit berjerawat.

Kendati gula digunakan sebagai bahan baku energi, Anda juga harus membatasi jumlah gula yang dikonsumsi setiap harinya. Hal tersebut tidak hanya mencegah Anda dari risiko diabetes, tetapi juga membantu mendapatkan kulit yang sehat dan bersih.

Jadi, tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan sesuai porsinya, ‘kan?

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik