Dampak Buruk Anemia Atau Kurang Darah

DokterSehat.Com – Penyakit kurang darah atau anemia adalah sebuah kondisi dimana tubuh mengalami penurunan sel darah merah atau trombosit dalam jumlah yang sangat signifikan. Seringkali anemia disebabkan oleh minimnya asupan nutrisi zat besi yang membuat kadar trombosit menurun, meskipun kadangkala anemia juga disebabkan oleh faktor genetik yang memicu anemia. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika anemia bisa dibagi menjadi beberapa jenis seperti sebagai berikut.

doktersehat-kelainan-darah-anemia-Defisiensi-Besi

Anemia pertama adalah iron deficiency anemia yang disebabkan oleh minimnya zat besi dalam tubuh yang memicu penurunan produksi sel darah merah. Anemia berikutnya adalah anemia yang disebabkan oleh tidak sehatnya sel darah merah dalam tubuh. Selain itu, ada juga aplastic anemia dimana tubuh kehilangan kemampuan produksi sel darah merah. Ada juga penyebab anemia lainnya yakni Hemolytic anemia adalah kondisi dimana sel darah merah justru dimatikan dengan aliran darah dan Sickle Cell Anemia, dimana sel darah merah memiliki bentuk sabit dimana hal ini sangatlah tidak normal.

Jika kita mengalami masalah anemia, kita pun beresiko mengalami dampak buruk berupa kelopak mata yang cenderung pucat karena kurangnya aliran darah yang menuju kelopak mata. Selain itu, tubuh pun akan cenderung mudah merasa lelah meskipun tidak terlalu banyak beraktifitas. Hal ini dikarenakan oksidasi sel darah merah yang minim akan membuat kekuatan tubuh menjadi menurun. Selain itu, penderita anemia juga akan cenderung lebih mudah mengalami mual-mual, khususnya di pagi hari. Selain itu, jika kondisi tubuh mengalami masalah anemia, maka peredaran oksigen pun akan terganggu sehingga memicu sakit kepala dan pusing-pusing mengingat oksigen mengalami masalah kekurangan pasokan oksigen. Dalam beberapa kasus, kurang lancarnya peredaran oksigen juga pada akhirnya akan memicu gangguan pernafasan layaknya asma dan sesak nafas.