Dada Ayam dan Salmon, Makanan Sehat Menurunkan Resiko Stroke

DokterSehat.Com – Stroke adalah salah satu jenis penyakit yang paling mematikan di dunia. Selain itu, banyak pula penderita stroke yang pada akhirnya kehilangan kemampuan tubuh dengan signifikan sehingga mengurangi kualitas hidupnya. Demi menghindari munculnya penyakit ini, sebaiknya setiap orang mulai menjaga gaya hidupnya agar menjadi lebih baik. Untungnya, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Tiongkok menyebutkan jika ada cara yang nikmat untuk mencegah terkena stroke, yakni dengan rutin mengkonsumsi makanan lezat dada ayam atau bahkan ikan salmon.

doktersehat-sehat-nutrisi-sayur-buah-susu-daging

Dr. Xinfeng Liu dari Nanjing University School of Medicine menyebutkan jika seseorang yang rutin mengkonsumsi dada ayam atau fillet salmon dengan takaran 20 gram akan mampu menurunkan resiko terkena stroke hingga 20 persen. Menurut beliau, konsumsi protein berpotensi menurunkan tekanan darah dengan signifkkan sehingga resiko terkena stroke juga ikut menurun. Dr. Liu menyebutkan jika ikan salmon cenderung memiliki asupan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi dan kandungan baik lainnya yang mampu memberikan perlindungan bagi tubuh dari penyakit stroke. Sebaliknya, konsumsi daging merah justru sangat tidak disarankan jika kita ingin menurunkan resiko terkena stroke.

Penelitian iin sendiri melibatkan setidaknya 254.489 partisipan yang harus diperiksa kondisi kesehatannya secara berkelanjutan hingga 14 tahun. Setelah diteliti secara berkala, diketahui jika mereka yang rutin mengkonsumsi makanan berprotein layaknya dada ayam dan ikan salmon dengan takaran 20 gram saja akan memiliki resiko terkena stroke jauh lebih rendah dari mereka yang tidak rutin mengkonsumsinya, atau bahkan dari mereka yang rutin mengkonsumsi daging merah.

Adanya fakta ini tentu membuat banyak orang bisa mengalihkan konsumsi makanan mereka dari daging merah yang kurang sehat menjadi dada ayam atau ikan salmon saja yang tetap lezat namun justru menyehatkan. Jika hal ini dilakukan, diperkirakan ada 1,4 juta kematian yang disebabkan oleh stroke bisa dicegah setiap tahunnya di seluruh dunia.