Cokelat Ternyata Baik Bagi Kesehatan Jantung

DokterSehat.Com – Cokelat adalah makanan yang hampir selalu menjadi favorit bagi kebanyakan orang. Rasanya yang manis dan bentuknya yang beraneka ragam membuat orang menjadi tertarik untuk mengkonsumsinya. Cokelat sendiri sering dianggap sebagai makanan yang spesial mengingat cukup jarang makanan yang terasa manis dan tetap tidak membahayakan bagi kesehatan. Ya, cokelat justru diklaim memiliki berbagai macam kebaikan jika rutin kita konsumsi. Salah satu kebaikan yang bisa kita dapatkan jika mengkonsumsi cokelat adalah kesehatan jantung kita.



Cokelat ternyata memiliki kemampuan untuk membuat tekanan darah menjadi normal sehingga jantung pun bekerja dengan lebih rileks sehingga resiko untuk mendapatkan penyakit jantung pun jauh berkurang. Setelah kita mengkonsumsi cokelat dengan takaran yang tepat, kita akan mendapati tekanan darah dalam tubuh akan menurun dengan signifikan setelah tiga hingga enam jam. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Cokelat sebelum menjadi bahan makanan dan berupa biji cokelat ternyata kaya akan kandungan baik yang berupa antioksidan polifenol. Antioksidan inilah yang sangat baik bagi tekanan darah dan juga kesehatan jantung.

Jika kita mengkonsumsi 50 gram dark chocolate atau bubuk cokelat yang berkualitas baik dalam sehari, maka kita sudah mampu menurunkan tekanan darah dalam tubuh secara signifikan. Biasanya, cokelat dengan kualitas baik ini tidak memiliki banyak bahan campuran layaknya gula, lemak, atau bahkan buah-buahan. Cokelat yang berkualitas baik biasanya cenderung agak pahit dan jika berupa bubuk cokelat maka bubuk ini juga cenderung lebih kasar.

Hal ini berarti, jika kita mengkonsumsi white chocolate atau cokelat susu dan juga cokelat yang telah dicampuri berbagai bahan makanan yang membuatnya menjadi lebih manis, bisa jadi khasiat dari cokelat ini pun telah jauh berkurang mengingat kadar polifenol yang ada di dalamnya tentu jauh berkurang. Dark chocolate dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung, apalagi jika diimbangi dengan asupan sayuran hijau, buah berry, dan juga teh hijau.