Cokelat Bagus untuk Kesehatan Anak

DokterSehat.com– Siapa yang tak suka coklat? Makanan yang memiliki warna identik dengan namanya ini banyak digemari oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Rasanya yang manis dan enak, akan lumer dimulut yang membuat ingin memakannya lagi dan lagi. Inilah mengapa banyak yang mengatakan bahwa coklat dapat menaikkan berat badan serta merusak gigi. Namun semua itu tidak sepenuhnya benar.



Banya penelitian yang menunjukkan bahwa cokelat banyak mengandung gizi yang sangat baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Ada tiga jenis coklat yaitu dark chocolate yang berkadar cokelat murni 70 %, cocoa solid, dan cocoa butter yang ditambah gula dan vanili. Cokelat-cokelat inilah yang terbaik bagi kesehatan jantung dan lainnya. Pada milk chocolate yang berkadar 50% cokelat murni ditambah gula dan susu serta vanili, biasanya paling banyak disukai anak-anak. Sedangkan white chocolate yang berkualitas tinggi mengandung 35% cokelat murni, gula, susu, dan vanili. Namun kadar gula dalam cokelat putih ini terlalu tinggi, sehingga dapat merusak gigi dan meningkatkan darah.

Maka dari itu sangat perlu untuk diwaspadai dalam memilih cokelat. Bagi para Ibu harus selektif dalam memilihkan cokelat untuk anaknya. Pilihlah coklat yang berkualitas bagus. Coklat abal-abal hanya mengandung 20% bahkan hanya 7% yang ditambah dengan banyak gula, lemak jenuh yang tinggi, dan minyak sayur yang terhidrogenasi. Efeknya sangat tidak baik untuk kesehatan.

Coklat murni maupun biji kakao mengandung sejumlah nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Kaya akan antioksidan flavonoid yang membantu mengurangi pembekuan darah. Sehingga dapat menurunkan resiko stroke dan serangan jantung. Makin gelap warna cokelat, dengan konsentrasi cokelat yang tinggi, makin baik utuk kesehatan.

Baca Juga:  Jaga Daya Tahan Tubuh Anak di Musim Penghujan

Kandungan lemak kakao sekitar 50%, terdiri atas dua macam, yaitu dua jenis asam lemak jenuh dan satu jenis asam lemak tak jenuh tunggal. Cocoa butter dan cokelat tidak meningkatkan kolesterol dalam darah. Namun jika Anda mengkonsumsi cokelat berkualitas rendah yang mengandung lemak susu dan lemak-lemak lain, maka kolesterol akan meningkat.

Sedangkan kandungan polifenol merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Senyawa antioksidan lain yang terkandung dalam cokelat adalah flavonoid yang terdiri atas catechins, epicathecins, dan procyandines. Antioksidan flavonoid ini ditemukan pda bagian tak berlemak atau non fat dari biji kakao. Kandungan flavonoid dalam coklat beragam, tergantung kadar kakao. Semakin tinggi kadar kakao atau semakin pekat, maka semakin tinggi pula kandungan flavonoidnya.

Jadi bagi Ibu, harus benar-benar tahu mana cokelat berkualitas tinggi yang boleh dikonsumsi untuk anak-anaknya. Selain itu, ajarkan menggosok gigi pula setelah anak menikmatinya.