Clopidogrel – Dosis dan Indikasi

Clopidogrel-doktersehat

Nama: Clopidogrel
Merk dagang: Plavix
Kelas: Agen Antiplatelet Kardiovaskuler, Agen Antiplatelet Hematologi
Obat lain yang termasuk kelas agen antiplatelet kardiovaskuler:

  • Abciximab
  • Asam asetilsalisilat
  • Aspirin
  • Cangrelor
  • Clopidogrel
  • Dipyridamole
  • Eptifibatide
  • Prasugrel
  • Ticagrelor
  • Ticlopidine
  • Tirofiban
  • Vorapaxasr

Obat lain yang termasuk agen antiplatelet hematologi:

  • Asam asetilsalisilat
  • Anagrelide
  • Aspirin
  • Cilostazol
  • Clopidogrel
  • Dipyridamole
  • Prasugrel
  • Ticlopidine

Tersedia dalam bentuk: Tablet 75 mg, Tablet 300 mg

Clopidogrel adalah obat yang digunakan untuk menurunkan risiko dari penyakit jantung dan stroke pada pasien dengan risiko tinggi untuk terkena penyakit tersebut. Clopidogrel juga digunakan bersamaan dengan aspirin untuk mengobati nyeri dada (akibat serangan jantung atau angina yang tidak stabil), dan untuk menjaga agar pembuluh darah tetap terbuka, dan mencegah pembekuan darah setelah prosedur tertentu (seperti pemasangan stent jantung).

Dosis dan Indikasi
Untuk sindrom koroner akut
Untuk angina tidak stabil, peningkatan segmen-non-ST infark miokard (NSTEMI): Dosis awal 300 mg, lalu dilanjutkan 75 mg/hari peroral sampai dengan 12 bulan, pemberian dengan tak terbatas jika dikombinasikan dengan aspirin 75-100 mg/hari
Infark miokard dengan peningkatan segmen ST (STEMI): 75 mg/hari peroral dengan kombinasi dengan aspirin 162-325 mg/hari dan lalu 81-162 mg/hari

Untuk usia <75 tahun
Pemberian dosis awal 300 mg diikuti dengan dosis 75 mg selama 14 hari sampai dengan 12 bulan (jika tidak ada perdarahan).
Terapi bersamaan dengan aspirin: Berikan kombinasi dengan aspirin 75 – 325 mg setiap hari dengan atau tanpa pemberian trombolitik.

Untuk Usia >75 tahun
Tidak ada dosis awal.
75 mg selama 14 hari sampai dengan 12 bulan (jika tidak ada perdarahan).

Infark miokard yang baru terjadi, stroke, atau penyakit arteri periferal
75 mg peroral setiap hari; direkomendasikan sebagai terapi alternatif untuk aspirin atau berikan bersamaan dengan aspirin jika pasien tidak berada pada peningkatan risiko perdarahan namun pada risiko tinggi penyakit kardiovaskuler.

Penyakit Arteri Koroner
75 mg peroral setiap hari.

Stroke Kardioemboli
Profilaksis jika pasien bukan merupakan pengkonsumsi antikoagulasi oral.

Stenting Arteri Karotis
300 mg peroral dengan aspirin 81-325 mg untuk 1 dosis pada hari sebelum perlakukan stenting arteri carotis  (CAS), lalu 75 mg/hari peroral ditambah aspirin 81-325 mg/hari selama paling tidak 30 hari setelah CAS.

Alternatif: 300-600 mg peroral sekali, lalu dilanjutkan 75 mg/hari selama 4 hari sebelum CAS dengan kombinasi pemberian aspirin 81-325 mg/hari.

Modifikasi dosis
Gangguan Ginjal: Penyesuaian dosis tidak dibutuhkan.
Gangguan Hati: Gunakan dengan hati-hati; pengetahuan terbatas.

Pertimbangan dosis
Metabolisme yang buruk dari CYP2C19 terkait dengan respon antiplatelet yang menurun untuk clopidogrel; meskipun dosis tinggi regimen (600 mg dosis diikuti oleh 150 mg sekali sehari) pada metabolisme yang buruk meningkatkan respon antiplatelet, tidak ada dosis rejimen yang sesuai untuk metabolisme yang buruk dari penelitian klinis yang telah dilakukan.

Clopidogrel – Halaman Selanjutnya :   1   2   3