Ciri-ciri Kanker Otot

DokterSehat.Com – Kanker tidak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak pun bisa terkena. Salah satu kanker yang paling sering menyerang mereka adalah kanker otot.



Kanker otot ini merupakan kanker ganas yang memang sering menyerang balita. Menurut penyakitkanker.info, tumor ini dapat hidup dimana saja kecuali di jaringan tulang. Biasanya terdapat di kepala, leher, kandung kemih, prostat, dan vagina anak-anak.

Ciri-ciri yang ditimbulkan oleh kanker ini tidak sama anatara letak sel kanker yang satu dengan letak yang lainnya. Misal sel kanker terletah pada daerah sekitar mata, maka akan menyebabkan matak anak menonjol ke luar loh Bunda. Jadi jangan remehkan penyakit kanker yang satu ini ya. Karena kesehatan anak Bunda sangatlah berharga.

Selain itu jika sel kanker menyerang telinga akan menyebabkan nyeri pada telinga. Selain nyeri telinga anak Bunda juga akan mengalami pendarahan. Jika melihat efek yang terjadi, kanker ini tidak dapat diabaikan loh Bunda, oleh sebab itu memeriksakan kesehatan anak secara rutin sangat dianjurkan mengingat balita sangat rentan terjangkit penyakit akibat serangan bakteri-bakteri berbahaya.

Ciri-ciri lain yang juga harus diperhatikan adalah ketika sel kanker telah menyerang kandung kemih, balita akan kesulitan mengeluarkan air kencing karena salurannya tersumbat oleh tumor kanker. Selain itu jika sel kanker telah menyebar dan menyerang otot lurik akan mengganggu sistem gerak pada tubuh seorang anak.

Menurut posyandu.org, respon pengobatan terhadap penyakit ini tergantung dari lokasi kanker itu sendiri. Dan disinyalir bahwa faktor genetik dan lingkungan adalah faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit kanker ini.

Namun perlu Bunda ketahui bahwa kanker ini tidak hanya menyerang anak-anak balita saja, pasalnya kanker juga dapat menyerang anak-anak remaja seperti yang dijelaskan dalam laman sehat-ituindah.blogspot.com.

Baca Juga:  Kenali Gejala dan Pencegahan Pneumonia Pada Balita

Oleh sebab itu, Bunda harus memperhatikan kesehatan buah hati Bunda bukan hanya ketika dia masih balita tetapi kesehatan harus terus diperhatikan hingga dia mencapai masa remaja ya Bunda.