Ciri-Ciri Anak Yang Cacingan

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang cukup rentan menyerang anak-anak adalah cacingan. Bagaimana tidak, banyak anak di Indonesia yang masih tinggal di lingkungan yang cukup kotor sehingga akan dengan mudah terkena penyakit ini. Yang menjadi masalah adalah, anak yang menderita cacingan bisa mengalami masalah pada pertumbuhan fisiknya. Seringkali anak yang menderita cacingan akan mengalami penurunan berat badan dengan sangat signifikan sehingga fisiknya pun cenderung lemah dan menjadi anak yang kurang gizi. Dalam beberapa kasus, anak yang cacingan juga bisa mengalami masalah pada kecerdasannya.

doktersehat-anak-makan

Salah satu pakar kesehatan bidang anak bernama dr. Sri Kusumo Amdani, Sp.A, berkata jika kita memang tidak bisa dengan mudah menganggap anak terkena masalah cacingan meskipun memang seringkali anak yang cacingan memiliki tubuh yang kurus namun perut yang membuncit. Namun, untuk memastikan bahwa anak benar-benar mengalami cacingan, pakar kesehatan biasanya akan memeriksa tinja dari sang anak karena tinja anak yang terkena cacingan biasanya memiliki telur-telur cacing. Jika hal ini benar adanya, maka cacing yang telah ada di saluran pencernaan sudah berkembang dengan pesat menjadi cacing dewasa.

Menurut dr. Sri Kusumo, anak yang terkena cacingan biasanya terinfeksi oleh cacing pita, cacing kremi, atau bahkan cacing tambang. Memang, siklus hidup cacing hanya akan berlangsung 3 bulan. Namun, jika cacing kemudian bertelur di dalam saluran pencernaan, tentu hal ini bisa menyebabkan masalah besar, bukan?

Jika anak kita terkena penyakit cacingan ini, mau tidak mau kita memang harus segera memeriksakan kondisi sang anak ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Untuk mencegah anak-anak agar tidak mudah terkena cacingan, anak tentu harus diajari untuk rajin menjaga kebersihannya, khususnya dalam mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah menggunakan toilet. Selain itu, anak juga sebaiknya mengkonsumsi obat cacing yang bisa mencegah penyakit ini datang.