Cilostazol – Dosis dan Indikasi, Efek Samping

Nama: Cilostazol
Kelas: Agen antiplatelet, Inhibitor PDE-3, Inhibitor fosfolipase
Sediaan: Tablet 50 mg, Tablet 100 mg

Cilostazol-doktersehat

Cilostazol adalah obat turunan kuinolinon yang digunakan dalam penguraian gejala klaudikasio intermiten pada individu dengan penyakit vaskular perifer.

Dosis dan Indikasi untuk Dewasa
Untuk Penyakit Pembuluh Darah tepi (Peripheral Vascular Disease)

  • 100 mg PO setiap 12 jam 30 menit sebelum atau 2 jam sesudah makan
  • Pertimbangan dosis
    • CYP2C19 atau CYP3A4 inhibitor: Mengurangi dosis 50 mg PO q12hr

Untuk Komplikasi trombotik dari Coronary Angioplasty

  • 100 mg setiap 12 jam 30 menit sebelum atau 2 jam sesudah makan

Pertimbangan dosis
Dapat diberikan sebagai obat tunggal atau dalam kombinasi dengan aspirin 81 mg/hari

Gangguan ginjal

  • CrCl <25 mL/menit: Gunakan hati-hati

Gangguan hati

  • Sedang sampai berat: Hati-hati

Dosis dan Indikasi untuk Anak
Keamanan dan efektivitas belum diketahui

Efek Samping
Frekuensi kejadian >10%

  • Sakit kepala (27-34%)
  • Diare (12-19%)
  • Bentuk tinja yang abnormal (12-15%)
  • Infeksi (10-14%)
  • Rhinitis (7-12%)
  • Faringitis (7-10%)

Frekuensi kejadian 1-10%

Frekuensi Tidak Ditetapkan

  • Agregasi platelet menurun
  • Agranulositosis
  • Anemia aplastik
  • Leukopenia
  • Trombositopenia
  • Sindrom Stevens-Johnson

Laporan Postmarketing
Gangguan sistem Darah dan sistem limfatik: agranulositosis, anemia aplastik, granulositopenia, trombositopenia, leukopenia, kecenderungan perdarahan

Kardiovaskular: torsades de pointes, QTc perpanjangan

Saluran pencernaan: perdarahan saluran cerna

Peringatan
Peringatan Keras
Cilostazol dan metabolitnya adalah inhibitor phosphodiesterase III; kinerja obat ini telah terbukti menurunkan kelangsungan hidup pasien dengan gagal jantung kongestif (CHF) kelas III-IV; kontraindikasi pada pasien dengan gagal jantung kongestif (CHF) dengan keparahan apapun

Kontraindikasi

  • Gagal jantung kongestif tanpa keparahan apapun
  • Hipersensitivitas
  • Gangguan hemostatik atau perdarahan patologis aktif (misalnya, perdarahan ulkus peptikum, perdarahan intrakranial) karena agregasi platelet reversibel
Cilostazol – Halaman Selanjutnya :   1   2