Chikungunya – Pengobatan dan Pencegahan

Pengobatan chikungunya tidak ada yang spesifik, penderita cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di toko obat, apotik bahkan di warung-warung. Berikan waktu istirahat yang cukup, minum dan makanan bergizi. Selain itu masyarakat dapat berperan dalam penanganan kasus demam Chikungunya yakni dengan melaporkan kepada Puskesmas/Dinas Kesehatan setempat. Isolasi/hindari penderita dari kemungkinan digigit nyamuk, agar tidak menyebarkan ke orang lain

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Langkah berikut adalah cara untuk mengurangi keparahan gejala:

  • Istirahat
  • Minum cairan untuk mencegah dehidrasi
  • Ambil obat-obatan antinyeri dan antidemam, seperti ibuprofen, naproxen, acetaminophen, atau parasetamol, untuk meringankan demam dan nyeri.

Seberapa Parah Chikungunya?
Penyakit ini jarang fatal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Meskipun begitu, pada orang tua, penyakit ini dapat berkontribusi pada penyebab kematian. Meskipun di Indonesia penyakit ini tidak menimbulkan kematian, serangan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dapat menimbulkan kepanikan dan ketakutan masyarakat. Masa inkubasi demam Chikungunya 3-11 hari, terbanyak 2-4 hari. Karena penderita seolah-olah menjadi lumpuh dan sakit ketika bergerak.

Orang-orang yang berisiko untuk penyakit yang lebih parah yaitu:

  • Bayi yang baru lahir terinfeksi sekitar waktu kelahiran,
  • Orang dewasa yang lebih tua (>65 tahun),
  • Orang-orang dengan kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung.

Setelah seseorang telah terinfeksi, tubuh akan memberikan kekebalan spesifik sehingga ia akan dilindungi dari infeksi di kemudian hari.

Bagaimana Anda Meminimalkan Risiko?
Vaksin untuk pencegahan dan obat untuk membasmi virus Chikungunya belum ada, sehingga cara yang paling efektif adalah dengan pencegahan. Cara pencegahan umumnya sama dengan cara pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yaitu melindungi diri dari gigitan nyamuk dengan menggunakan repelen, obat nyamuk coil, penggunaan kelambu, melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan tindakan tiga M (menutup, menguras dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air atau menaburkan bubuk abate pada penampungan air sebagaimana mencegah demam berdarah), penyemprotan untuk membunuh nyamuk dewasa yang terinfeksi dan memutuskan rantai penularan serta mencegah meluasnya KLB.