Celana Dalam Berpengaruh Besar Bagi Kesehatan Vagina

DokterSehat.Com – Setiap wanita tentu harus menjaga kesehatan organ vitalnya. Hal ini dikarenakan organ vitalnya bisa saja terkena berbagai masalah layaknya bakteri, jamur, atau bahkan virus yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Tak hanya gatal-gatal atau bau yang tidak sedap, vagina juga bisa mengalami infeksi yang berbahaya andai tidak dirawat dengan benar. Untuk memastikannya, organ vital wanita tentu harus rutin dibersihkan dan wanita juga harus memakai celana dalam yang baik.

doktersehat-underwear-beha-bh-celana-dalam

Bahan dan jenis celana dalam
Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah saat memilih bahan dan jenis celana dalam yang akan kita pakai. Pakar kesehatan menyebutkan jika bahan katun adalah bahan celana dalam terbaik bagi kesehatan selangkangan dan organ vital wanita karena bahan ini bisa membuat area ini bisa terjaga kelembabannya. Selain itu, bahan sintetis dan bahan sutera sangat tidak direkomendasikan untuk digunakan sehari-hari karena bisa membuat area organ vital tidak mendapatkan aliran udara. Hal ini bisa membuat area vagina menjadi lebih lembab sehingga bakteri dan jamur pun akan tumbuh subur dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Jenis celana dalam juga harus kita perhatikan. Pakar kesehatan sangat tidak merekomendasikan celana dalam jenis thong atau kerap disebut sebagai g-string karena akan memudahkan bakteri berpindah dari area anus ke bagian vagina yang tentu bisa memicu infeksi pada organ vital wanita.

Ukuran celana dalam
Pakar kesehatan menyebutkan jika celana dalam yang terlalu ketat bisa memicu gesekan dan iritasi pada organ vital wanita, khususnya bagi wanita yang sudah memasuki fase menopause. Selain itu, celana  dalam yang terlalu ketat juga bisa membuat area organ vital menjadi lebih lembab dan terasa tidak nyaman.

Baca Juga:  Eksim - Pemicu dari lingkungan, makanan, dan pemicu non-alergen

Celana dalam basah
Kadangkala wanita mengeluarkan cukup banyak keringat karena suhu udara yang panas, berolahraga, atau baru selesai buang air di toilet sehingga membuat celana dalamnya menjadi basah. Celana dalam yang basah ini tidak boleh disepelekan karena bisa membuat area organ vital menjadi lebih lembab dan menjadi tempat ideal bagi tumbuhnya jamur dan bakteri yang bisa menyebabkan masalah kesehatan pada vagina.