Cek Bulu Kemaluanmu, Jika Seperti Ini, Waspadai Penyakit Berbahaya

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang cenderung terganggu dengan keberadaan bulu kemaluan. Bagaimana tidak, bulu ini bisa membuat area organ vital menjadi terasa tidak nyaman, apalagi jika sudah dalam kondisi yang cukup lebat dan belum sempat kita rapikan. Sebelum mencukurnya, cobalah untuk mengecek kondisi bulu kemaluan kita. Jika ternyata mengalami kondisi ini, ada baiknya kita mewaspadai datangnya berbagai penyakit berbahaya seperti sebagai berikut.

bulu-kemaluan-doktersehat

Bulu kemaluan semakin lebat
Bagi kaum pria, tumbuhnya bulu kemaluan dipengaruhi oleh hormon testosteron yang lebih aktif setelah masa puber. Yang menjadi masalah adalah, ada penyakit yang disebut sebagai pheocromocytoma atau tumor kelenjar adrenal yang bisa membuat hormon testosteron menjadi terlalu aktif. Hal ini akan membuat bulu kemaluan menjadi terlalu lebat.

Bagi kaum hawa, jika bulu kemaluan terlalu lebat, bisa jadi hal ini disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

Bulu kemaluan semakin tipis
Pakar kesehatan Raquel Dardik yang berasal dari NYU Langone Medical Center menyebutkan bahwa wanita yang sudah memasuki fase menopause biasanya akan mengalami penurunan pertumbuhan rambut, termasuk pada bulu kemaluannya. Hanya saja, jika sebelum fase menopause wanita mengalami penipisan bulu kemaluan, bisa jadi hal ini disebabkan oleh kacaunya keseimbangan hormon tubuh atau sedang mengalami kondisi stress yang ekstrem.

Bulu kemaluan memutih
Tak hanya rambut kepala, bulu kemaluan ternyata juga bisa beruban, lho. Hanya saja, jika bulu kemaluan memutih di usia muda seperti saat 20-an, maka bisa jadi hal ini disebabkan oleh masalah genetik. Ada pula beberapa masalah kesehatan lain yang bisa menyebabkan perubahan warna pada bulu kemaluan seperti vitiligo, penyakit autoimun yang bisa membuat kulit kehilangan pigmennya, white piedria, semacam infeksi jamur yang bisa mengubah warna rambut atau bulu, dan masalah kutu kemaluan. Satu hal yang pasti, berbagai masalah kesehatan ini harus segera diperiksakan ke dokter.