Cegah Obesitas pada Masa Kehamilan dengan Nutrisi Tepat

DokterSehat.com– Sebagian besar wanita di masa kehamilannya akan mengalami pertambahan berat badan. Selain pertumbuhan janin, asupan makanan yang dibutuhkan pun semakin bertambah pula. Tidak hanya bagi sang ibu kebutuhan nutrisi juga sangat dibutuhkan oleh bayi dalam kandungan. Maka dari itu, ibu hamil harus manambah jumlah nutrisi makanan yang dikonsumsi. Namun banyak yang menyalahartikan dengan menambah porsi makan untuk dua orang, atau yang dikenal dengan eating for two. Padahal yang dimaksud dengan eating for two adalah mencukupi kebutuhan nutrisi bagi sang ibu dan juga janin, bukan porsinya yang besar.



Makanan yang dikonsumsi secara berlebih pada ibu hamil akan menyebabkan kenaikan berat badan, sehingga memicu obesitas, tidak hanya bagi sang ibu tetapi juga janin dalam kandungan. Bahaya yang ditimbulkan akibat obesitas antara lain proses kelahiran yang membutuhkan tindakan caesar, karena janin terlalu besar dengan jalan lahir yang terlalu sempit. Selain itu, obesitas juga dapat memicu tekanan darah tinggi, diabetes, dan preklamsia. Maka dari itu pentinya gaya hidup sehat saat hamil adalah dengan mencukupi dan memenuhi asupan nutrisi tanpa mengganggu kesehatan.

Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan:

Hindari makanan yang banyak mengandung sodium terlalu banyak

Sodium yang terdapat pada garam sebaiknya jangan dikonsumsi lebih dari 2300 mg atau setara dengan satu sendok teh. Zat sodium yang berlebih akan menyebabkan obesitas, preklamsia, dan diabetes. Untuk mencegahnya konsumsi garam cukup sebanyak 1500 mg, dengan menghindari makanan olahan yang ditaburi garam seperti camilan, daging olahan, makanan kelengan seperti sup, serta makanan beku.

Hindari konsumsi makanan dengan kadar gula yang terlalu tinggi

Di berbagai jenis makanan terdapat kandungan gula dengan kadar yang berbeda-beda, termasuk pada makanan yang tidak berasa manis, misalnya nasi, mi ayam, atau kentang yang digoreng tepung. Jika tetap menginginkan jenis-jenis makanan tersebut, konsumsilah dengan jumlah yang tepat. Perhatikan pula kadar gula tambahan seperti pada sirup jagung fruktosa, sirup malth barley, molasses, atau agave nectar yang banyak dijumpai pada makanan kemasan.

Baca Juga:  Mengatasi Gatal Pada Tenggorokan

Hindari konsumsi makanan yang berlemak tinggi

Kandungan lemak yang berlebih pada makanan yang dikonsumsi akan menyebabkan peningkatan berat badan yang tinggi. Beberapa makanan seperti bakso, es krim, makanan cepat saji, jika dikonsumsi dengan jumlah yang berlebih atau dengan intensitas yang sering akan menyebabkan janin memiliki berat badan yang berlebih. Untuk mencegahnya, apabila tetap menginginkan jenis-jenis makanan tersebut, buatlah makanan sendiri dengan pemilihan bahan yang lebih sehat, serta dengan jumlah yang tepat. Selain itu, pastikan untuk menambah asupan vitamin dengan memperbanyak unsur sayur atau buah ke dalam makanan tersebut.

Dengan tiga langkah di atas, seorang ibu hamil akan memiliki berat badan yang ideal. Konsumsi makanan yang kaya akan serat, jumlah karbohidrat  yang sesuai, serta lemak dan sodium yang tepat sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin. Perbanyak pula konsumsi air putih selama masa kehamilan untuk memenuhi asupan cairan dan mineral dalam tubuh.