Cegah Kanker Prostat Dengan Ejakulasi 21 Kali Dalam Sebulan

DokterSehat.Com– Sebuah penelitian kesehatan terbaru yang dilakukan oleh Harvard University menemukan sebuah cara yang menarik dalam mencegah datangnya kanker prostat bagi kaum pria, cara tersebut adalah dengan mendapatkan ejakulasi setidaknya 21 kali dalam sebulan.

doktersehat-pria-skrotum-penis-masalah-kelamin-Pembesaran-Prostat-Jinak-gatal-hematuria-scrotoplasty-kanker-prostat-infeksi-menular-seksual

Dalam penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul European Urology ini, disebutkan bahwa tingkat aktifitas seksual yang tinggi memang mampu menurunkan resiko terkena kanker prostat dengan signifikan. Fakta ini didapatkan setelah melakukan pengamatan aktifitas seksual pada 32 ribu pria. Dalam pengamatan tersebut, diketahui bahwa mereka yang kerap mendapatkan ejakulasi cenderung memiliki resiko terkena kanker prostat yang lebih rendah.

Menurut para peneliti, ejakulasi memang memiliki pengaruh besar dalam pencegahan kanker yang sangat berbahaya bagi kaum pria ini. Setelah melakukan berbagai perhitungan, diketahui bahwa idealnya kaum pria sebaiknya mendapatkan 21 kali ejakulasi dalam satu bulan agar bisa menurunkan resiko terkena kanker prostat hingga 33 persen lebih rendah.

Apakah hanya dengan kerap mendapatkan ejakulasi sudah cukup untuk melindungi prostat? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya kaum pria juga memperhatikan berbagai faktor penyebab kanker prostat lainnya layaknya masalah obesitas, kebiasaan merokok, kebiasaan mengkonsumsi makanan olahan dan makanan yang kaya lemak, hingga faktor keturunan. Dr. James Balch, salah seorang pakar kesehatan nutrisi, menyebutkan jika pria ada baiknya mulai menerapkan pola makan yang sehat dan memperbanyak konsumsi lemak nabati, sayuran layaknya tomat, kopi organik, rajin berolahraga, hingga menghindari asap rokok.

Sebagai informasi, penderita kanker prostat dalam beberapa tahun terakhir cenderung meningkat. Dalam data yang diambil dari Globocan pada tahun 2008 silam saja, disebutkan bahwa kanker ini adalah kanker pembunuh terbesar ketiga bagi kaum pria setelah kanker paru-paru dan kanker usus besar di seluruh dunia.