Cegah Kanker Jangan Tunggu Usia 40 Tahun

DokterSehat.Com – Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang  ditakuti oleh semua orang. Dari berbagai kasus yang ada, beberapa penderitanya berhasil sembuh, namun tidak sedikit juga orang meninggal dikarenakan penyakit kanker ini.



Kanker yang diketahui dini memiliki kesempatan ditangani dengan baik 30 persen lebih tinggi. Itulah pentingnya mencegah kanker dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Seperti disampaikan Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, SpPD-K.Ger, MEpid, FACP, FINASIM., bahwa ada banyak kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang kerapkali diabaikan sehingga berujung pada penyakit di usia 40 tahun-an.

Terlepas Anda memiliki penyakit kanker atau tidak, kalau sudah 40 tahun, periksakan diri. Lakukan mamografi. Bila sudah menikah, lakukan pemeriksaan rutin pap smear atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Jangan kebanyakan mikir. Kalau dipikir terus dan kebiasaan buruk seperti merokok tetap dilakukan, efek akumulasi penyakit akan lebih tinggi, kata Heriawan saat temu media jelang Peringatan Hari Kanker Sedunia di RS Cipto Mangunkusumo, Selasa (3/2/2015).

Seperti halnya kebiasaan sepele lain semisal malas gosok gigi atau cuci tangan, kata Heriawan, penyakit kanker itu termasuk efek akumulasi penyakit yang tidak pernah kita tahu penyebabnya. Namun dengan pola hidup sehat seperti menambah konsumsi buah dan sayur, bisa sedikit mencegahnya.

Dibandingkan Anda takut dan 10 tahun lagi terjadi hal yang menakutkan, apa salahnya mengubah perilaku menjadi lebih sehat. Banyak orang bilang, merokok tidak membuat orang meninggal. Tapi bisa Anda bayangkan, generasi muda 20 tahun kedepan? Ketika penyakit baru bermunculan, mereka akan kehilangan daya, jelasnya.

Dan yang terpenting, lanjut Heriawan, jangan menganggap terkena kanker kemudian kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kanker itu bukan sesuatu di luar kemampuan kita. Banyak yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi kanker. Kalau saja masyarakat Indonesia bersedia melakukan upaya promotif dan preventif maka kanker bisa dicegah dan diatasi.