5 Cara Mencegah Kegemukan Saat Lebaran

doktesehat gemuk saat puasa

DokterSehat.Com – Lebaran akhirnya tiba setelah satu bulan penuh kita puasa. Mulai besok kita bebas makan sejak pagi dan tidak perlu menahan lapar sampai sore. Anda boleh minum sejak pagi untuk mencukupi kebutuhan air sebanyak delapan gelas sehari. Selain itu, Anda juga bisa dengan mudah mencukupi kebutuhan kalori harian.

Meski kita bebas makan apa saja dan tidak berbatas waktu lagi, pengendalian makan harus dilakukan dengan baik. Pasalnya saat Lebaran tiba, semua orang akan masak enak untuk dimakan atau menyediakan kue Lebaran yang sebagian besar manis dan berlemak.

Nah, untuk menyiasati Lebaran yang penuh godaan dan agar Anda tidak mengalami kegemukan setelah kembal bekerja, coba beberapa tips di bawah ini.

  1. Jangan makan terlalu banyak

Saat Lebaran tiba kita akan saling berkunjung ke saudara atau tetangga yang ada di sekitar rumah. Saat berkunjung Anda mau tidak mau harus makan apa yang dihidangkan dengan maksud menghormati. Nah, kalau yang dikunjungi ada puluhan rumah, berapa kali Anda akan makan kue yang disajikan?

Agar tidak terlalu kenyang dan kebutuhan kalori harian jadi surplus, coba untuk makan dengan porsi sedikit saja. Jangan makan terlalu banyak di satu tempat agar tidak terlalu kenyang dan akhirnya risiko kenaikan berat badan jadi tinggi.

  1. Batasi kue yang manis

Kue manis adalah makanan yang pasti ada di meja untuk suguhan saat Lebaran. Kalau Anda tidak bisa mengendalikan diri untuk menyantapnya, berapa kira-kira gula yang akan masuk ke dalam tubuh dalam waktu singkat? Meski Anda tidak makan nasi, kue manis sama saja mengenyangkan.

Coba alternatif suguhan lain yang ada di meja. Jika ada buah atau makanan yang sekiranya aman, coba santap itu saja. Jangan tergiur dengan kue yang manis karena berat badan bisa bertambah dengan cepat.

  1. Batasi makanan yang bersantan

Saat sedang Lebaran, makanan di rumah biasanya berkisar sekitar santan. Ada opor ayam, rendah, dan makanan lain yang bahan baku pembuatannya dari santan. Kalau Anda terus menyantap makanan seperti ini dari pagi hingga sore, peluang mengalami kenaikan berat bada akan tinggi.

Coba siasati dengan mengonsumsi makanan lain yang tidak terlalu berat. Perbanyak buah dan sayur agar kenyang lebih lama dan pencernaan berjalan dengan lancar.

  1. Coba lakukan olahraga

Kalau Anda sudah terlanjur mengonsumsi banyak makanan apa yang harus dilakukan? Tentu saja banyak bergerak seperti jalan kaki atau berolahraga rutin setiap sore agar kalori yang masuk bisa dibakar dengan sempurna. Anda tidak perlu melakukan olahraga terlalu berat, cukup jalan kaki atau jogging ringan.

Kalau Anda tidak banyak bergerak saat Lebaran, dalam waktu kurang dari seminggu saja berat badan anak naik cukup masif. Apa yang sudah Anda capai saat puasa akan hilang begitu saja kalau kontrol pada makanan tidak bisa dikontrol.

  1. Perbanyak air putih

Perbanyak air putih saat Lebaran. Tetap konsumsi 8 gelas air setiap harinya agar tidak dehidrasi dan tubuh selalu segar. Minum air putih yang banyak juga menghindarkan Anda terlalu banyak minum sesuatu yang manis seperti minuman manis kemasan kecil yang sering disajikan.

Jika Anda lebih banyak menghabiskan hari dengan mengunjungi banyak rumah milik tetangga atau saudara, hanya minum air putih saja. Jangan minum yang manis-manis karena bisa membuat Anda kelebihan gula.

Nah, sudah siap menyambut Lebaran yang tiba esok hari, kan? Yuk, lebih mengendalikan apa yang dimakan dan diminum agar selalu sehat dan tidak gemuk.