<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter Sehat &#187; Diet</title>
	<atom:link href="http://doktersehat.com/category/informasi/diet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktersehat.com</link>
	<description>Informasi Kesehatan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 08:44:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Konsumsi beras pecah kulit (PK) dapat menurunkan resiko diabetes</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/07/05/konsumsi-beras-pecah-kulit-pk-dapat-menurunkan-resiko-diabetes/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/07/05/konsumsi-beras-pecah-kulit-pk-dapat-menurunkan-resiko-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 03:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[beras pecah kulit]]></category>
		<category><![CDATA[beras PK]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes tipe 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1329</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com-Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan bahwa mengkonsumsi beras PK dua porsi atau lebih dalam satu minggu dapat mengurangi resiko perkembangan diabetes tipe 2. Penelitian dilakukan terhadap 39765 laki-laki dan 57463 wanita yang ikut serta dalam Health Professionals Follow-up Study and the Nurses’ Health Study I and II. Peserta telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >DokterSehat.com</a>-Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan bahwa mengkonsumsi beras PK dua porsi atau lebih dalam satu minggu dapat mengurangi resiko perkembangan diabetes tipe 2. Penelitian dilakukan terhadap 39765 laki-laki dan 57463 wanita yang ikut serta dalam Health Professionals Follow-up Study and the Nurses’ Health Study I and II.</p>
<p>Peserta telah mengisi kuisioner asupan harian pada saat penelitian dimulai pada tahun 1986, 1984, dan 1991, kemudian memperbaharuinya setiap empat tahun hingga tahun 2005 dan 2006. Mereka juga ditanyai mengenai rekam medisnya. Selama penelitian lebih dari 10000 terkena diabetes tipe 2.</p>
<p>Peneliti menemukan bahwa responden yang mengkonsumsi beras PK dua porsi atau lebih dalam satu minggu resiko terkena diabetes tipe 2 nya berkurang 10% dibanding dengan orang yang mengkonsumsinya kurang dari satu porsi sebulan. Sedangkan responden yang mengkonsumsi beras PK lima porsi atau lebih dalam satu minggu memiliki resiko 20% lebih rendah terkena diabetes tipe2 dibanding resonden yang mengkonsumsinya kurang dari satu porsi setiap bulan. Dengan mengganti sepertiga beras sosoh dengan beras PK setiap hari dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2 sebanyak 16%.</p>
<p><a href="http://archinte.ama-assn.org/cgi/content/short/170/11/961" title="sumber" >Sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/07/05/konsumsi-beras-pecah-kulit-pk-dapat-menurunkan-resiko-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jus bit dapat meningkatkan stamina pada atlit</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/06/12/jus-bit-dapat-meningkatkan-stamina-pada-atlit/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/06/12/jus-bit-dapat-meningkatkan-stamina-pada-atlit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 03:27:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[atlit]]></category>
		<category><![CDATA[beetroot]]></category>
		<category><![CDATA[bit]]></category>
		<category><![CDATA[stamina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1273</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat-Menurut sebuah jurnal yang dipublikasikan pada Journal of Applied Physiology ditemukan bahwa jus bit akan meningkatkan stamina dengan membuat otot menjadi lebih efisien. Penelitian ini fokus kepada laki-laki pada umur 19-38 tahun yang bersepeda menggunakan sepeda latih. Meminum 0.5 liter jus bit setiap hari selama satu minggu memungkinkan mereka bersepeda 16% lebih lama sebelum menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >DokterSehat</a>-Menurut sebuah jurnal yang dipublikasikan pada <em>Journal of Applied Physiology </em>ditemukan bahwa jus bit akan meningkatkan stamina dengan membuat otot menjadi lebih efisien. Penelitian ini fokus kepada laki-laki pada umur 19-38 tahun yang bersepeda menggunakan sepeda latih. Meminum 0.5 liter jus bit setiap hari selama satu minggu memungkinkan mereka bersepeda 16% lebih lama sebelum menjadi capai.</p>
<p>Saat ini para ilmuwan percaya bahwa mereka mengeri bagaimana bit dapat meningkatkan stamina. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa meminum jus bit akan menggandakan jumlah nitrat di dalam darah, dan menurunkan kecepatan otot menggunakan sumber energi. Jus bit membantu otot bekerja lebih efisien dan menurunkan penggunaan oksigen. Efek yang sama juga terjadi pada latihan dengan intensitas rendah maupun tinggi.</p>
<p>“Pada penelitian sebelumnya, kami menemukan keuntungan jus bit kaya nitrit pada stamina, sedangkan pada penelitian terakhir berlanjut pada pengurangan biaya energi pada produksi kekuatan otot. “ sebut Andy Jones, pemimpin penelitian. Para peneliti percaya bahwa jus bit dapat meningkatkan kandugnan nitrat oksida di dalam badan, yang akan mempengaruhi berbagai fungsi biologis termasuk aliran darah, tingkat hormone, dan <em>cell signaling.FAN.</em></p>
<p><a href="http://jap.physiology.org/cgi/content/abstract/japplphysiol.00046.2010v1" title="sumber" >Sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/06/12/jus-bit-dapat-meningkatkan-stamina-pada-atlit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pola makan (Diet) tinggi protein, rendah karbohidrat untuk remaja obesitas</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/05/24/pola-makan-diet-tinggi-protein-rendah-karbohidrat-untuk-remaja-obesitas/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/05/24/pola-makan-diet-tinggi-protein-rendah-karbohidrat-untuk-remaja-obesitas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 14:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[rendah karbohidrat]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi protein]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1234</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com-Sebuah penelitian yang dipubikasikan dalam Journal of Pediatrics menunjukkan bahwa dalam pengawasan medis, diet tinggi protein rendah karbohidrat aman dan efektif untuk menenurunkan berat badan remaja obesitas parah. Para dokter memberi perhatian yang besar terhadap keamanan diet tinggi protein dan rendah karbohidrat pada anak-anak. Untuk meneliti, peneliti memilih secara acak 24 remaja obesitas parah untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >DokterSehat.com</a>-Sebuah penelitian yang dipubikasikan dalam Journal of Pediatrics menunjukkan bahwa dalam pengawasan medis, diet tinggi protein rendah karbohidrat aman dan efektif untuk menenurunkan berat badan remaja obesitas parah.</p>
<p>Para dokter memberi perhatian yang besar terhadap keamanan diet tinggi protein dan rendah karbohidrat pada anak-anak. Untuk meneliti, peneliti memilih secara acak 24 remaja obesitas parah untuk mengkonsumsi diet tinggi protein dan rendah karbohidrat dan 22 remaja obesitas parah untuk mengkonsumsi diet rendah lemak selama 13 minggu. Subjek penelitian adalah remaja dengan rata-rata umur 14 tahun dan dengan berat badan paling tidak 175% dari berat badan ideal, dan juga bebas dari diabetes tipe 2 atau masalah kesehatan lainnya.</p>
<p>Rata-rata, subjek yang mengkonsumsi diet tinggi protein dan rendah karbohidrat dapat mengurangi berat badan 13.2 kg selama 13 minggu, sedangkan yang mengkonsumsi diet rendah lemak mengurangi berat badan 7.3 kg. Kedua kelompok tersebut dapat mempertahankan berat badannya 9 bulan setelah penelitian. Diet tinggi protein, rendah karbohidrat juga aman, tidak ada pengaruh negatif pada pertumbuhan, kepadatan minerat tulang, dan paramter metabolisme lainnya seperti tingkat kolesterol. Kedua kelompok menunjukkan penurunan kolesterol LDL yang berbahata dan meningkatkan kolesterol HDL yang sehat bagi jantung.<br />
<a title="sumber" href="http://www.jpeds.com/article/S0022-3476%2810%2900120-4/abstract"><br />
Sumber </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/05/24/pola-makan-diet-tinggi-protein-rendah-karbohidrat-untuk-remaja-obesitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coklat dapat menurunkan tekanan darah</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/05/02/coklat-dapat-menurunkan-tekanan-darah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/05/02/coklat-dapat-menurunkan-tekanan-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 05:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[coklat]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1201</guid>
		<description><![CDATA[Doktersehat.com- Pada penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menunjukkan bahwa mengkonsumsi coklat dapat menurunkan tekanan darah. Disebutkan pula bahwa lebih dari 19000 orang yang mengkonsumsi setengah batang coklat setiap minggu memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Mereka juga memiliki resiko terkena serangan jantung dan stroke yang lebih rendah sebesar 39%. Penelitian ini dilakukan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >Doktersehat.com</a>- Pada penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal menunjukkan bahwa mengkonsumsi coklat dapat menurunkan tekanan darah. Disebutkan pula bahwa lebih dari 19000 orang yang mengkonsumsi setengah batang coklat setiap minggu memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Mereka juga memiliki resiko terkena serangan jantung dan stroke yang lebih rendah sebesar 39%.</p>
<p>Penelitian ini dilakukan untuk melihat konsumsi laki- dan perempuan usia menengah selama delapan tahun. Penelitian ini membandingkan prang yang memakan coklat paling banyak dan yang paling sedikit. Perbedaan antara kedua kelompok ini hanya 6 gram setiap hari, sama dengan satu potong kecil berbentuk persegi pada satu hari.</p>
<p>Brian Buijsse, dari German Institute of Human Nutrition, Nuthetal menyatakan bahwa “pada mulanya kami memiliki hipotesis bahwa koklat memiliki efek pada ekanan darah, sehingga konsumsi coklat dapat menurunkan resiko stroke dan serangan jantung.”</p>
<p>Pada penelitian didapatkan bahwa orang yang makan coklat lebih banyak resiko serangan jantungnya berkurang setengah dan resiko serangan stroke berkurang hampir setengah, dibandingkan dengan orang yang makan coklat paling sedikit. Akan tetapi Buijsse memperingatkan bahwa dengan mengkonsumsi coklat orang tidak boleh meningkatkan total asupan kalorinya atau mengurangi konsumsi makanan sehat lainnya.</p>
<p>Peneliti tersebut percaya bahwa flavonol dari kokoa adalah alas an mengapa coklat baik untuk tekanan darah dan kesehatan jantung orang. Dan karena coklat hitam memiliki lebih banyak kokoa maka coklat tersebut memiliki pengaruh yang lebih besar. FAN</p>
<p><a href="http://eurheartj.oxfordjournals.org/content/early/2010/03/18/eurheartj.ehq068.abstract" title="sumber" >SUMBER</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/05/02/coklat-dapat-menurunkan-tekanan-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan flu</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/03/27/kekurangan-vitamin-d-dapat-menyebabkan-flu/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/03/27/kekurangan-vitamin-d-dapat-menyebabkan-flu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 04:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[flu]]></category>
		<category><![CDATA[sinar matahari]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin D]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1128</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat &#8211; Penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D memiliki peran penting untuk mengaktivasi pertahanan me;awan penyakit infeksi seperti flu. Kekurangan vitamin D telah dihubungkan pada banyak penyakit termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, depresi dan penakit lainnya. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa aktivasi sel T untuk melawan infeksi memerlukan bantuan vitamin D. Saat sel T mengenali adanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >DokterSehat</a> &#8211; Penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D memiliki peran penting untuk mengaktivasi pertahanan me;awan penyakit infeksi seperti flu.<br />
Kekurangan vitamin D telah dihubungkan pada banyak penyakit termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, depresi dan penakit lainnya.<br />
Penelitian terakhir menunjukkan bahwa aktivasi sel T untuk melawan infeksi memerlukan bantuan vitamin D. Saat sel T mengenali adanya bahan asing seperti bakteria atau virus, sel tersebut akan mengirimkan sinyal kepada gen vitamin D. Gen tersebut kemudian akan memproduksi protein DVR yang mengikat vitamin D di dalam sel D. Kemudian vitamin D akan mengikat dan mengaktivasi DVR untuk memproduksi protein PLC-gama1. Protein tersebut kemudian mengaktivkan sel T untuk mencegah infeksi.<br />
Disebutkan pula bahwa vitamin D membantu memproduksi peptida antibakteri yang dapat membantu melawan flu.<br />
Hal ini menjelaskan fenomena pada saat musim dingin, dimana sinar matahari sebagai sumber vitamin D sangat jarang, orang-orang akan mudah kekurangan vitamin D dan mudah terserang virus flu.</p>
<p><a href="http://www.whale.to/a/cannell.html" title="sumber" >sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/03/27/kekurangan-vitamin-d-dapat-menyebabkan-flu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup sehat alami gaya Dr. Tan Tjiauw Liat</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/03/19/hidup-sehat-alami-gaya/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/03/19/hidup-sehat-alami-gaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 01:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitriyono Ayustaningwarno STp MSi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1091</guid>
		<description><![CDATA[dokterSehat.com &#8211; KITA boleh iri melihat sosok Dr Tan Tjiauw Liat. Bukan hanya fisiknya yang segar, sehat, dan lincah (tinggi 167 cm/berat 59 kg) tapi daya ingatnya juga luar biasa. Selama wawan­cara dua setengah jam, ia membuka lebih dari 10 buku, di antaranya *How To Use Glutamine **to Strengthen the Immune System,Improve Muscle Mass &#38; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com/" title="doktersehat.com" >dokterSehat.com</a> &#8211; KITA boleh iri melihat sosok Dr Tan Tjiauw Liat. Bukan hanya fisiknya  yang segar, sehat, dan lincah (tinggi 167 cm/berat 59 kg) tapi daya ingatnya  juga luar biasa. Selama wawan­cara dua setengah jam, ia membuka lebih dari 10 buku, di antaranya *How To Use Glutamine **to Strengthen the Immune  System,Improve Muscle Mass &amp; Heal the Digestive Tract, The Anti-aging Zone, *dan *Water Cures: Drugs Kill *untuk menunjukkan latar belakang pendapat­nya.  Buku-buku tersebut hanya sebagian kecil dari koleksi buku yang berjajar rapi di  dalam lemari bukunya.</p>
<p>Saya benar-benar kagum pada dokter berusia 76 tahun itu. la bukan hanya ingat warna *cover *buku, judul, atau tempat buku itu disimpan,  melainkan hafal di luar kepala isi buku-buku itu. Mulai dari alinea, kalimat, yang  sudah diberi dua garis dengan tinta merah, sampai kata per kata!. Luar  biasa&#8230;. Buku-buku, jurnal-jurnal kesehatan, *news­letter, *baginya merupakan  harta yang tak terni­lai. Ketika banjir melanda Jakarta tahun 2002, rumahnya  di<br />
bilangan Pluit tak luput dari ben­cana. Anak-anaknya khusus menyewa truk  dan jukung untuk mengevakuasinya, namun Dr Tan tetap bertahan hanya  mengungsi ke ru­mah tetangganya. la enggan beranjak dari rumahnya. &#8220;Lantaran  buku-buku saya masih di dalam,&#8221; katanya. la hanya minta dibawakan sayuran mentah sebagai menu makannya.</p>
<p><strong>Senjatanya: tomat dan mentimun</strong></p>
<p>Pukul 15.00 saat mewawancarai Dr Tan di tempat praktiknya di Pluit,  tampak beberapa pasien yang mengalami *stroke *mulai berda­tangan. Beberapa  pasien harus dipapah atau didorong di kursi roda, untuk sampai ke ruang  praktik.<br />
Pria berkacamata yang sore itu menge­nakan kemeja putih lengan pendek  itu lang­sung berdiri dan membuka pintu kamar prak­tiknya. Dengan suara yang nyaring yang meru­pakan ciri khasnya, ia menyapa para pasien dan memperkenalkan mereka kepada saya.</p>
<p>&#8220;Ini pasien saya yang sudah berumur 100 tahun. Nah, bapak yang itu tadinya *troke berat, sekarang sudah bisa jalan. Pasien yang duduk di kursi roda itu otaknya sudah dibedah di rumah sakit. Waktu datang tidak berdaya sama sekali, tetapi setelah saya anjurkan makan tomat dan mentimun,  kondisinya jauh lebih baik,&#8221; ujarnya sambil menunjuk ke arah pasien­-pasien yang dimaksud. Mereka tampak ceria, dan mengatakan bahwa gairah hidupnya  kembali<br />
setelah dirawat dengan penuh kasih sayang oleh Dr Tan.</p>
<p><strong>Dulu &#8216;kapal keruk&#8217;</strong></p>
<p>Dokter Tan mengaku kesadaran akan pentingnya hidup sehat, tumbuh sejak lim tahun terakhir ini. &#8220;Sedari kecil saya<br />
*doyan *makan. Kalau sedang ada perayaan *Cap Go Meh, *Nenek menyediakan berbagai macam makanan enak. Tentu saja saya &#8216;sikat&#8217; sampai perut saya  keras kekenyangan, &#8221; tuturnya.</p>
<p>Kebiasaan makan enak itu terus berlanjut sampai ia bersekolah di  Jakarta.&#8221;Waktu itu saya indekos di Jalan Raden Saleh. Dalam waktu 3 bulan, berat badan saya bertambah 13 kg,&#8221; katanya. Sampai ia berkeluarga, ia belum  bisa<br />
mengerem kebiasaannya itu. &#8220;Saya sering makan di hotel berbintang lima  yang memberi diskon 50% untuk paket makan sepuasnya *(all you can eat) *Saya pikir, kapan lagi bisa makan enak dengan harga murah? Di sana saya bisa  *ngopi *dan makan sepuasnya,&#8221; tutur Dr Tan mengenang kebiasaannya ketika ia  berusia 60 tahun.</p>
<p>Bukan Dr Tan namanya jika berbicara tanpa data. Dari lacinya, ia  menge­luarkan selembar foto diri saat bobotnya 80 kg. Penampilannya sama sekali  berbeda dengan sosok yang berada di depan saya!</p>
<p>Namun setelah itu badannya mulai terasa tidak nyaman. Pada waktu berjalan, misalnya, dadanya terasa sesak. &#8220;Padahal saya rajin mengukur tekanan darah, dan hasilnya normal, 120/80,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada satu kesempatan berkunjung ke Australia menengok seorang anaknya  yang bersekolah di sana, ia mendatangi seorang dokter. Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter itu, diketahui tekanan darahnya melesat sampai 180. &#8220;Dokter menyuruh saya minum obat. Tetapi saya bilang, *NO!.** *Saya katakan  kepadanya, saya akan kembali tiga bulan lagi, dan saya pasti sudah sembuh,&#8221;  ujarnya.</p>
<p>Pulang dari dokter, ia langsung *ngeloyor *ke toko buku mencari buku  kesehatan. &#8220;Saya tidak mau sakit, saya ingin panjang umur. Nah, sejak itu saya  *gandrung *membaca buku-buku mengenai kesehatan,&#8221; katanya.<br />
<strong><br />
Sekolah di Internet<br />
</strong><br />
Latar belakang pendidikannya sebagai dokter lulusan FKUI tahun 1958 dan spesialis<br />
radiologi sangat mendukung keinginannya untuk menemukan kunci hidup  sehat. Penguasaannya terhadap bahasa Inggris, Belanda, dan Mandarin secara  aktif memudahkannya membaca dan menyerap ilmu kesehatan dari berbagai sumber.</p>
<p>&#8220;Sampai sekarang saya masih belajar dan terus belajar. Sekolah saya Internet. Media *cybernet atau *penjelajahan situs-situs Internet yang  dapat dipertanggung­ jawabkan, semakin memperluas wasasan saya,&#8221; ujarnya  sambil<br />
menyebut situs favoritnya: *www.mercola. com</p>
<p>Hampir setiap hari ia duduk di depan *laptop-nya *dari pukul 23.30  sampai pukul 05.00, mencari berita kesehatan yang aktual. Dengan demikian, ia tidak  pernah ketinggalan informasi. Sebelum duduk di depan *laptop, *ia selalu  melakukan meditasi terlebih dahulu dengan bantuan CD yang berisi suara gemercik  air hujan. &#8220;CD tersebut dipakai untuk meningkatkan kemampuan fokus. Sudah setahun lebih saya menggunakan CD untuk meditasi,&#8221; ujarnya. *Gadget **IT  *milik orang kantoran masa kini adalah mainannya di usia kepala tujuh. la mahir mengoperasikan komputer dengan segala programnya, merekam dengan USB,  sms dijawab melalui PDA-nya dengan kecepatan anak muda, mengirim faksimili  pun dilakukannya sendiri.</p>
<p><strong>*Ada** apa dengan tomat dan mentimun?*</strong></p>
<p>Hasil bacaan dan penelusuran di alam maya itulah yang menelurkan gaya  hidup<br />
dan pola makan yang diterapkannya sekarang.</p>
<p>&#8220;Unsur genetika spesies manusia yang dibawa DNA-nya pada kenyataannya  tidak<br />
pernah berubah sejak zaman purba hingga kini; bahkan di masa mendatang,&#8221;<br />
katanya. Yang berbeda adalah yang ada di sekeliling kita, sebagai hasil  dari<br />
kecerdasan manusia dan olah teknologi. Ini yang mempengaruhi cara hidup<br />
manusia dan cara mengelola hidup termasuk makanannya, serta bagaimana  tubuh<br />
bereaksi terhadap apa yang dikonsumsi.</p>
<p>Gen (pembawa sifat keturunan yang terdapat pada inti sel) adalah<br />
rangkaian gugusan<br />
DNA yang tidak mungkin mengalami perubahan dalam waktu singkat.  Perubahan<br />
pada struktur gen membutuhkan waktu ribuan tahun lamanya akibat paparan<br />
(ter-expose) oleh lingkungan yang juga telah berubah dalam kurun waktu<br />
sekian lama.</p>
<p>Banyak bukti antropologis (bukan hanya dari sisi medis) yang menjelaskan<br />
bahwa penyakit yang muncul saat ini adalah sebagai akibat pola makan,<br />
gaya hidup,<br />
dan paparan lingkungan. Yaitu karena manusia sudah jauh melenceng ke  luar<br />
dari rel sebagaimana alam.</p>
<p>Hidup di zaman sekarang tidak bisa terlepas dari polusi, dan kepungan<br />
penyakit yang membuat kita mudah sakit. Bagaimana mengantisipasinya?  &#8220;Pertama<br />
insulin harus dikontrol, dan yang kedua pola makan kita harus mengikuti  pola<br />
makan manusia purba. Manusia purba tidak mengenal api, apalagi kompor<br />
dan *microwave.<br />
*Segala sesuatu dikonsumsi secara mentah *(raw) dan *segar *(fresh).  *Dengan<br />
asupan serupa ini tidak heran tubuh akan jauh lebih tahan terhadap  segala<br />
sesuatu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lalu, untuk apa ada restoran? &#8220;Restoran itu suatu kebudayaan  *(civilitation)<br />
. *Itu bukan untuk kesehatan kita. Jika untuk kesehatan, kita harus  balik ke<br />
DNA kita. Kita hanya makan dedaunan atau sayuran mentah. Tidak ada cara<br />
lain. Kalau tidak demikian, pasien saya pasti gagal semua&#8230;.,&#8221; katanya<br />
dengan lantang.</p>
<p><strong>*Sayur mentah satu baskom*</strong></p>
<p>Dokter Tan, tidak hanya cuap-cuap memberi nasihat kepada  pasien-pasiennya agar<br />
mengkonsumsi sayuran mentah untuk mengobati *stroke yang *mereka derita,  tetapi<br />
dalam keseharian ia benar-benar mempraktikannya dengan disiplin. &#8220;Pukul 6<br />
pagi saya makan buah. Buah yang ada dalam simpanan saya. Kalau ada apel  ya<br />
itu saja yang dimakan, tapi bukan buah manis tinggi fruktosa seperti  pepaya,<br />
pisang atau mangga ranum,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, dari tengah malam sampai jam 12.00 terjadi siklus<br />
pembuangan, sebaiknya<br />
perut tidak diisi dengan makanan berat. &#8220;Siang hari saya makan sayur  mentah.<br />
Banyaknya satu baskom (mangkuk besar) yang ditambah jahe, kunyit,<br />
masing-masing ukuran satu jari, dan satu siung bawang putih. Semua bahan  itu<br />
dimasukkan ke dalam *juice-extractor- *bukan blender atau *juicer<br />
*biasa. *juice<br />
extractor *ini mempunyai putaran mesin hanya 30 rpm sehingga tidak  menimbulkan<br />
panas di atas 30 derajat Celsius, dan ekstraksi mineral terjamin  sempurna.<br />
Selain itu saya juga makan satu kuning telur mentah organik yang jelas  bebas<br />
bakteri,&#8221; katanya. Siang itu sayur yang memenuhi baskomnya terdiri dari<br />
brokoli, selada, paprika kuning, tomat, dan mentimun yang  dipotong-potong. la<br />
adalah pelaku *raw-food *yang setia dan me­ngerti betul dasar latar  belakang<br />
mengapa makanan yang disantap harus *raw *alias men­tah. Bahan makanan  dari<br />
tanaman yang me­mungkinkan dimakan mentah dan enzim (katepsin) yang<br />
terkandung dalam sayuran mentah itulah yang menghancurkan diri sendiri  *(self<br />
destruct) *agar komponennya dapat dise­rap pencernaan kita sebagai  sumber<br />
gizi. Sedangkan sayuran lain yang biasanya perlu dimasak (misalkan  kangkung,<br />
bayam, kailan, caisim, diambil ekstraknya melalui *juice extractor.*</p>
<p>Makan sayur mentah saja, apakah tidak lapar? &#8220;Tentu saja tidak, karena<br />
komposisi sayuran saya bermacam-macam, kondisi ini *menjamin&#8221;  plant-based<br />
food&#8221; *tetap prima sebagai sumber kalori dan energi. Masih di­tambah  bawang<br />
bombai, aneka *sprouts *(se­jenis taoge). Kalau masih lapar saya<br />
*menggado *tomat<br />
dan mentimun,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>*Masih makan kedondong*</strong></p>
<p>Dengan berbagai pengetahuan yang dimilikinya kini Dr Tan sangat  hati-hati<br />
mengkonsumsi makanan maupun minuman. la tidak lagi minum kopi kendati  dulu<br />
disukainya. &#8220;Kalau orang setua saya minum kopi sekali, berarti<br />
terbentuk kortisol<br />
dalam waktu 24 jam. Kortisol akan bertumpuk jika kita terus mengkonsumsi<br />
kopi. Jika sudah demikian, segala macam penyakit akan datang. Misalnya,  kita<br />
jadi pikun,&#8221; katanya.</p>
<p>Air putih adalah minuman terbaik, karena dapat menggelontor lemak-lemak<br />
tubuh. Seberapa banyak kita minum air putih per hari? &#8220;Ukurannya yaitu<br />
sampai urine kita tidak berwarna. Urine yang sehat adalah yang bening<br />
seperti air ledeng, tidak boleh berwarna,&#8221; katanya.</p>
<p>la juga mengingatkan bahwa kita harus waspada terhadap bahaya gula.</p>
<p>&#8220;Batasi makanan yang mengandung gula seperti beras, terigu, kentang,<br />
umbi-umbian, serta wortel (yang dimasak sebagai sup atau dijus). Wortel  yang<br />
dijus akan menjadi air gula. Artinya kalau kita minum jus wortel sama  dengan<br />
kita minum air gula. Segala buah yang manis juga mengandung gula.  Pemanis<br />
dalam bentuk artifisial, seperti aspartam, sakarin, lebih berbahaya  daripada<br />
gula,&#8221; katanya.</p>
<p>Jika demikian, buah apa yang baik? Ditanya demikian ia tersenyum. &#8220;Buah  yang<br />
baik adalah alpukat dan kedondong. Gigi saya sudah habis. Agar saya bisa<br />
makan sayur mentah, kedondong, mangga muda, dan pepaya muda, semua gigi  sudah<br />
diganti dengan teknologi *implant. *Bukan karena keropos, tapi  kebanyakan<br />
karena kecelakaan di masa lalu, zaman masih menunggang *scooter. *Oh ya,<br />
mangga muda, pepaya muda (bukan yang sudah ranum dengan tinggi kadar<br />
fruktosanya) baik dimakan,&#8221; sambungnya.</p>
<p><strong>*Menularkan pola hidup sehat*</strong></p>
<p>Dengan mengubah pola makannya, Dr Tan merasa badannya nyaman dan lebih<br />
energik. Bobot tubuhnya pun proporsional dengan tingginya. la berhasil<br />
menurunkan berat badannya 21 kg dari berat semula 80 kg. Bukan hanya  itu,<br />
daya ingatnya pun semakin tajam. &#8220;Waktu kuliah dulu, kalau ada teman<br />
yang menyebut<br />
suatu masalah, saya langsung ingat masalah itu dibahas di buku apa,  halaman<br />
berapa. Nah, di usia saya sekarang ini, daya ingat saya kembali seperti  itu.</p>
<p>Temuan-temuan ini ditularkan kepada pasien-pasiennya.</p>
<p>&#8220;Mereka saya anjurkan makan tomat dan mentimun. Saya perhatikan, hanya  dalam<br />
waktu tiga hari atau seminggu, kondisi kesehatan mereka mengalami  kemajuan.<br />
Mengapa? Karena sayuran mentah adalah makanan yang sesuai dengan DNA  kita,&#8221;<br />
katanya.</p>
<p>Kepada pasien-pasiennya, Dr Tan tidak pernah memberi obat-obatan<br />
kimia. Bilamana<br />
perlu ia hanya memberikan satu suntikan untuk memperlebar pembuluh  darah.<br />
&#8220;Pembuluh darah pasien *stroke *sering bermasalah,&#8221; demikian alasannya.  Di<br />
samping itu, ia juga mengaplikasikan teknik meridian melalui<br />
titik-titik akupuntur.<br />
Ilmu tersebut dipelajarinya antara lain dari sebuah buku keluaran *Bayer  *dan<br />
banyak buku asli tentang meridian dan akupuntur dari bahasa dan sumber<br />
aslinya yaitu bahasa Mandarin. Bahasa itu justru baru dikenalnya sebagai<br />
orang Tionghoa ketika Jepang masuk dan bahasa Belanda dilarang.</p>
<p><strong>*Tidak merepotkan orang lain*</strong></p>
<p>Sekarang ini Dr Tan masih sering ke hotel bintang lima untuk makan, tapi  ia<br />
lebih cerdik. &#8220;Saya pilih *light lunch, *ya murah, ya sehat. Saya bisa  makan<br />
*salad *sesuka saya,&#8221; katanya.</p>
<p>la sangat yakin, apabila setiap orang mau menjaga diri dan merawat diri,  ia<br />
akan mendapatkan kesehatan yang prima, yang memperpanjang usia hidup  aktif.<br />
&#8220;Dampaknya tentu sangat positif, yang jelas kita tidak merepotkan diri  sendiri<br />
di usia lanjut dan tidak tergantung pada pasangan, anak-anak, atau<br />
orang-orang di sekitar kita. Saya mempunyai tujuan mempertahankan hidup  yang<br />
berkualitas demi kemanusiaan dengan mempraktikkan kejujuran serta<br />
kebenaran untuk<br />
tujuan tersebut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Sekarang saya punya konklusi yang jelas sekali, yaitu dengan mengikuti  DNA<br />
- hanya makan sayur, selanjutnya dikombinasi dengan *quantum touch-  *pasti<br />
akan sehat seumur hidup.&#8221;</p>
<p>Bagaimana dengan bermacam-macam diet yang digembar-gemborkan sekarang  ini?<br />
&#8220;Omong kosong! *Ndak bisa** *itu! Pokoknya paling baik hanya  mengkonsumsi<br />
sayuran mentah. Yang lain *dilupain aja, deh,&#8221; *ujarnya. Ekstrim? Tentu  begitu<br />
kesan pertamanya. Tapi bagaimanapun, komitmen dan disiplinnya untuk  sehat<br />
sangat mengagumkan. *(N)*</p>
<p>sumber Emma Madjid.  Hudup sehat alami. Majalah Nirmala, April-2007</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/03/19/hidup-sehat-alami-gaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diet &#8211; Jangan Ngemil Setelah Olahraga</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/01/25/diet-jangan-ngemil-setelah-olahraga/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/01/25/diet-jangan-ngemil-setelah-olahraga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 07:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kalori]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=846</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Para atlet umumnya diminta untuk mengisi “tangki” perut mereka dengan camilan atau minuman berenergi, sesaat setelah selesai berolahraga. Namun bagi kita yang tengah berusaha mengurangi berat badan, tindakan tersebut justru akan membuat lemak yang sudah kita bakar menjadi sia-sia. “Karena tujuan kita adalah untuk membuat tubuh ramping, maka seharusnya kita tidak memakan kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com/" >DokterSehat.com</a> &#8211; Para atlet umumnya diminta untuk mengisi “tangki” perut mereka dengan camilan atau minuman berenergi, sesaat setelah selesai berolahraga. Namun bagi kita yang tengah berusaha mengurangi berat badan, tindakan tersebut justru akan membuat lemak yang sudah kita bakar menjadi sia-sia.</p>
<p>“Karena tujuan kita adalah untuk membuat tubuh ramping, maka seharusnya kita tidak memakan kembali kalori yang sudah dibakar,” ucap Barry S Braun, Direktur Energy Metabolism Laboratory di University of Massachusetts.</p>
<p>Ketika kita mengonsumsi kembali kalori yang telah dibakar, Braun menjelaskan, hal itu justru akan mendatangkan risiko baru, yaitu gangguan jantung. Lalu, mengapa para atlet justru melakukan sebaliknya? “Karena tujuan olahraga seorang atlet berbeda dengan orang awam. Tidak hanya membuat tubuh sehat, tapi juga ada unsur kompetisi di dalamnya. Itu mengapa mereka selalu mendapatkan nasihat yang berlawanan dengan kita.”</p>
<p>Braun kemudian bercerita mengenai penelitian yang sudah dipublikasikan di Journal of Applied Physiology, Nutrition and Metabolism. Sebanyak 10 orang laki-laki dan perempuan dengan kelebihan berat badan dijadikan responden dalam penelitiannya.</p>
<p>Pada penelitian tahap pertama, respoden diminta untuk melakukan olahraga jalan di treadmill selama satu jam sehari agar 500 kalori dapat dibakar. Kemudian, responden dibagi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan minuman tinggi kalori sesaat setelah menyelesaikan olahraga. Adapun kelompok kedua hanya diberi air putih.</p>
<p>Olahraga yang mereka lakukan berhasil menekan kadar insulin hingga 40 persen. Namun, manfaat ini hilang seketika ketika kelompok pertama mengonsumsi minuman berenergi tersebut. Ini membuat Braun dan timnya penasaran, apakah hal ini terjadi karena jenis minuman berkalori yang diberikan?</p>
<p>Maka dari itu, dilakukanlah penelitian kedua. Para responden diminta untuk mengayuh sepeda selama 75 menit dan sesaat setelah itu, kelompok pertama diminta untuk menikmati makanan yang tinggi karbohidrat. Adapun kelompok kedua diberi makanan dengan kadar karbohidrat rendah, tetapi dengan jumlah kalori yang sama dengan kelompok pertama.</p>
<p>Hasilnya, kemampuan insulin untuk membersihkan jejak gula dalam darah ternyata lebih baik pada kelompok kedua. Artinya, makanan tersebut berjalan lurus dengan program pembakaran karbohidrat.</p>
<p>Itu mengapa Braun menyarankan agar kita tidak langsung ngemil setelah berolahraga agar usaha kita membakar lemak dan karbohidrat bisa berjalan sukses. Kalaupun terpaksa harus makan, kita harus memilih makanan yang bukan berbentuk karbohidrat karena karbohidrat inilah yang nantinya akan mengundang kembali kalori yang sudah kita bakar. Bahkan, jumlahnya bisa dua kali lebih banyak dari yang kita buang di atas treadmill atau sepeda. </p>
<p>(PreventionIndonesia.com/Siagian Priska)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/01/25/diet-jangan-ngemil-setelah-olahraga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seputar Asam Urat &#8211; Penyebab &amp; Pencegahannya</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/01/24/informasi-asam-urat-penyebab-pencegah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/01/24/informasi-asam-urat-penyebab-pencegah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 04:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[tulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional. Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.</p>
<p>Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.</p>
<p>Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).</p>
<p>Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.</p>
<p>Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.</p>
<p>Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa.</p>
<p>KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.</p>
<p><strong>Penyebab Asam Urat</strong></p>
<p>Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.</p>
<p>Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.</p>
<p>Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.</p>
<p>Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.</p>
<p>Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.</p>
<p>Penyakit radang sendi akibat peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan kristal urat. Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus, sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan.<br />
Seseorang dikatakan menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk jarum.</p>
<p><strong>Lebih banyak pria</strong></p>
<p>Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause.</p>
<p>Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.</p>
<p>Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut.</p>
<p>Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat.</p>
<p>Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih</p>
<p><strong>Kadar Normal</strong></p>
<p>Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.</p>
<p>Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.</p>
<p>Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.</p>
<p>Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.</p>
<p><strong>Gambaran Klinis</strong></p>
<p>Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.</p>
<p>Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.</p>
<p>Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin.</p>
<p>Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.</p>
<p>Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri.</p>
<p>Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.</p>
<p>Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.</p>
<p>Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.</p>
<p><strong>Faktor Risiko</strong></p>
<p>Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.</p>
<p>Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.</p>
<p>Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.</p>
<p>Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.</p>
<p>KALAU menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.<br />
Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.</p>
<p>Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.</p>
<p><strong>Penatalaksanaan</strong></p>
<p>Penatalaksanaan artritis gout:<br />
•    Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).<br />
•    Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).</p>
<p>Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:<br />
•    Mengobati serangan akut secara baik dan benar<br />
•    Mencegah serangan ulangan artritis gout akut<br />
•    Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat<br />
•    Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.<br />
•    Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.</p>
<p>Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya.<br />
Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih (probenecid) atau obat yang menurunkan produksi asam urat (allopurinol)).</p>
<p><strong>Pengaturan diet</strong></p>
<p>Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.</p>
<p>Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:</p>
<ul>
<li>Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.</li>
<li>Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.</li>
<li>Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.</li>
</ul>
<p>Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.</p>
<p>sumber: dechacare</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/01/24/informasi-asam-urat-penyebab-pencegah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Sakti Terong dan Mitos Impotensi Yang Salah !</title>
		<link>http://doktersehat.com/2010/01/20/khasiat-sakti-terong-dan-mitos-impotensi-yang-salah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2010/01/20/khasiat-sakti-terong-dan-mitos-impotensi-yang-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 17:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>
		<category><![CDATA[kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[mitos]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah]]></category>
		<category><![CDATA[terong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=791</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Di sebuah restoran Padang yang terletak di plaza, empat pria eksekutif sedang mengolok-olok seorang temannya yang sedang lahap mengunyah makan siangnya berupa nasi, ayam bakar, sayur kacang panjang dan balado terong! Adakah yang salah? He he ….., laki-laki pantang makan terong, kalau enggak mau ditinggal istri, ujar seorang di antaranya. Entah karena terong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Di sebuah restoran Padang yang terletak di plaza, empat pria eksekutif sedang mengolok-olok seorang temannya yang sedang lahap mengunyah makan siangnya berupa nasi, ayam bakar, sayur kacang panjang dan balado terong! Adakah yang salah? He he ….., laki-laki pantang makan terong, kalau enggak mau ditinggal istri, ujar seorang di antaranya.</p>
<p>Entah karena terong yang setelah dimasak bentuknya loyo, maka terong (terung) – sama halnya dengan jenis sayuran lain yang bila diolah akan menjadi teman makan nasi nan lezat ini – telah dituding sebagai sesuatu yang dapat mengganggu keperkasaan pria. Terong pun didesas-desuskan dapat menimbulkan impotensi. Tak pelak, anggapan itu berakibat terong bak musuh yang menakutkan bagi sejumlah pria ( padahal hanya pengikut Make Erot aja yang menganggap terong sebagai musuh ) .</p>
<p>Itu anggapan salah.Tidak ada bukti, memakan terong akan menurunkan kemampuan seks pria. Apalagi, hal itu belum ditemui dalam penelitian ilmiah murni, jelas Dr. Waluyo Soerjodibroto, Ph.D., DSG, ahfi gizi dari UI.</p>
<p>Lanjutnya, terong yang memiliki zat tertentu, dapat menurunkan kolesterol. Artinya, memakan terong secara bersamaan dengan makanan berkolesterol, malah membuat kolesterol dalam makanan itu menurun. Tetapi, itupun bila terong disajikan dengan cara direbus atau kukus. Karena terong yang diberi bumbu yang dimasak dengan menggoreng, apalagi dimasak dengan santan, maka hilang semua khasiatnya, Yang ada hanya rasa nikmat di lidah.</p>
<p>Terong pencegah kanker, tapi kebanyakan makan terong pun akan mematikan sel-sel, hingga menimbulkan kanker. Tapi orang juga tidak akan makan sebanyak-banyaknya, kata Waluyo.Bahkan, miskinnya sumber kalori pada terong: enerji 17.4 kal, 1.2 gr protein, lemak 0.2 gr, kolesterol 0.0 mg, vitamin (A, B1, B2, B6 dan C) antara 0.0 mg hingga 2.8 mg serta potassium 187.0 mg dan kandungan air 92.5 gr, ternyata membuat terong bisa dipakai untuk memelihara kelangsingan tubuh, mengendalikan stres, karena kandungan senyawa solanin yang dalam jumlah tertentu, bisa mengendurkan urat-urat saraf atau mempertahankan darah agar tidak naik-turun secara drastis.</p>
<p>BERBAGAI KHASIAT</p>
<p>Terong dari spesies solanum melongena ini memang belum dikenal umum sebagai tanaman obat. Terong gelatik atau leunca berbentuk bulat kecil-kecil, dipercaya memiliki khasiat untuk berbagai penyakit. Sama halnya dengan terong sayur berwarna ungu yang mudah ditemui, memiliki sejumlah manfaat. Terong yang tergolong dalam tumbuhan jenis solanacea ini, getahnya dapat sebagai obat kutilan, merupakan gangguan kulit.</p>
<p>Selain itu, rebusan air daun dari terong jenis ini juga dapat melancarkan buang air kecil, menyembuhkan sakit perut, batuk, dan mampu pula menurunkan tekanan darah tinggi serta bermanfaat mengurangi jumlah sel darah putih dalam tubuh.Ternyata potensi terong sebagai penyembuh berbagai penyakit, saat ini hangat dibicarakan. Di Nigeria, buah terong mendapat tempat yang cukup baik di masyarakat. Sayuran buah terong digunakan sebagai alat kontrasepsi, terutama bagi kaum pria. Khasiat lain dari sayur terong yang sering dilalap ini, adalah sebagai zat antirematik. Pengobatan tradisional di Nigeria percaya, bahwa terong dapat menyembuhkan atau setidaknya mengurangi serangan rematik tertentu. Bahkan tidak hanya di Nigeria terong diyakini memiliki khasiat obat, di Korea terong dikenal punya keajaiban untuk mengobati beberapa gangguan kesehatan Sayuran yang telah dikeringkan, termasuk buahnya, bisa dikonsumsi untuk mengobati sakit pinggang, encok, pinggang terasa kaku, dan nyeri lainnya.</p>
<p>Secara empiris sayuran ini bahkan mampu meng obati campak atau cacar air, ketergantungan alkohol, gastritis, dan bekas luka bakar.Fungsi lain dari terong adalah sebagai obat anti-kejang yang relatif sulit diketahui dengan pasti kapan terjadi serangannya. Selain itu, di Nigeria, terong juga dipercaya sebagai obat untuk meredam penyakit gugup. Manfaat pengusir kepanikan ini, telah dibuktikan secara ilmiah terhadap marmut dengan menggunakan sari terong mentah.</p>
<p>Terong yang mengandung striknin dan skopolamin, juga skopoletin dan skoparon, berfungsi sebagai penghambat serangan sawan dan gugup. Jadi jelaslah sudah bahwa terong dapat mengobati penyakit epifepsi.Fungsi lain dari terong adalah dapat menekan kerusakan yang timbul pada selsel, dengan penyimpangan kromosom sebagai petunjuk adanya kanker. Pengujian terakhir yang dilakukan di Jepang menunjukkan jus terong, yang dapat menekan kerusakan pada sel-sel tersebut. Kandungan protease (tripsin) pada terong dipercaya dapat menolong melawan serangan zat penyebab kanker. Pada penelitian yang lebih spesifik, terong dikatakan bagus untuk mengurangi risiko penyakit kanker perut.</p>
<p>Dr GHA Mitschek, seorang ilmuwan dari Universitas Graz telah melakukan pemeriksaan berseri terhadap hewan sampai beberapa kali, ternyata menemukan hasil yang sama baiknya akan manfaat terong. Peneliti ini telah memberikan diet tinggi kolesterol pada beberapa kelinci, dan juga memberikan terong dalam jumlah yang bervariasi. Meskipun dosis yang diberikan tidak terlalu besar, ternyata terong mampu menghambat pembentukan plak-plak lemak, mencegah dan mengobati ateroklerosis. Selain itu, ditemukan juga bahwa terong dapat menghambat atau membatasi asupan kolesterol dalam saluran cerna, bahkan mampu mengangkat kolesterol yang terdapat dalam aliran darah.Terong mempunyai manfaat menghambat pembentukan radikal bebas. Selain itu, terong juga membantu menurunkan kolesterol serta sebagai sumber asam folat dan kalium. Terong lebih baik dimakan dengan cara dimasak.</p>
<p>Menurut penelitian, nasuin dari kulit terong bekerja sebagai antioksidan yang menghalangi pembentukan radikal bebas, sehingga membantu melindungi kerusakan sel membran dan menurunkan LDL kolesterol.</p>
<p>Dari berbagai sumber</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2010/01/20/khasiat-sakti-terong-dan-mitos-impotensi-yang-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Diet Sehat dengan Buah</title>
		<link>http://doktersehat.com/2009/12/16/diet-sehat-buah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/2009/12/16/diet-sehat-buah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 15:11:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Saat ini banyak program diet yang menawarkan hasil tubuh sehat dan langsing. Namun, hati-hati dalam memilih program diet yang tepat, karena impian tubuh sehat dan langsing bisa hilang akibat salah memilih program diet. Dalam memilih program diet, membatasi konsumsi satu kelompok makanan tertentu seperti hanya mengonsumsi buah dan sayur saja juga tidak sehat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com"  target="_blank">DokterSehat.com</a> &#8211; Saat ini banyak program diet yang menawarkan hasil tubuh sehat dan langsing. Namun, hati-hati dalam memilih program diet yang tepat, karena impian tubuh sehat dan langsing bisa hilang akibat salah memilih program diet.</p>
<p>Dalam memilih program diet, membatasi konsumsi satu kelompok makanan tertentu seperti hanya mengonsumsi buah dan sayur saja juga tidak sehat. Karena tubuh akan kekurangan zat lainnya yang diperlukan seperti protein, karbohidrat, dan lainnya. Oleh karena itu, diet dengan buah-buahan juga harus diimbangi asupan nutrisi lainnya.</p>
<p><strong>Mengonsumsi buah-buahan</strong></p>
<p>Salah satu program diet yang aman bagi tubuh adalah diet dengan lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar. Program ini jauh lebih baik karena dari sayuran dan buah segar banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet. Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah tinggi itu dapat pula menghindarkan manusia dari serangan jantung dan kanker.</p>
<p><strong>Daftar 10 buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kandungan nutrisinya:</strong></p>
<p><strong>Apel</strong></p>
<p>Apel mengandung karbohidrat terutama ketika sedang tumbuh dan kaya pectin (sejenis serat). Apel mengandung flavonol yang disebut quercetin yang dalam beberapa penelitian memiliki bahan antikanker. Quercetin juga mengandung bahan antiradang sehingga bermanfaat bagi penyakit seperti arthritis. Sedangkan kandungan gizinya, apel mengandung vitamin C tapi tidak sebanyak buah jeruk.</p>
<p><strong>Stroberi</strong></p>
<p>Stroberi mengandung ellagic acid sebagai antioksidan. Dalam beberapa penelitian ellagic acid terbukti dapat menghalangi pertumbuhan tumor dalam paru-paru, osephagus, payudara, cervix dan lidah. Sebagai obat tradisional, stroberi diyakini memiliki antibakteri dan digunakan sebagai pembersih sistem pencernaan. Stroberi banyak mengandung vitamin C.</p>
<p><strong>Pisang</strong></p>
<p>Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang dibutuhkan untuk membuat serotonin dalam otak. Serotonin berfungsi mengurangi rasa sakit, menekan nafsu makan, dan membuat merasa relaks dan mengurangi ketegangan. Sebagai obat tradisional, pisang digunakan untuk menyembuhkan bisul perut. Tidak seperti buah-buahan lain, pisang mengandung banyak karbohidrat, sedikit mengandung karotin dan vitamin C namun kaya potasium.</p>
<p><strong>Melon</strong></p>
<p>Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai antikanker. Melon merah dan oranye juga mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan free radical dan dapat juga diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Melon merupakan sumber carotenoid dan juga mengandung vitamin C.</p>
<p><strong>Jeruk</strong></p>
<p>Jeruk mengandung phytochemical yang disebut hesperidin yang berfungsi sebagai antioksidan. Jeruk juga sumber pectin yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan termasuk buah rendah serat namun sumber vitamin C dan folate.</p>
<p><strong>Mangga</strong></p>
<p>Mangga mengandung carotenoid yang disebut beta crytoxanthin, sebuah antioksidan yang dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker tulang tengkuk. Mangga termasuk buah yang kaya carotenoid, serat, dan vitamin C.</p>
<p><strong>Kiwi</strong></p>
<p>Kiwi mengandung pigmen yang disebut chlorophyll yang memberikan buah tersebut warna hijau. Kiwi dapat diubah menjadi sebuah senyawa yang memiliki kemampuan mengikat kanker. Satu buah kiwi sudah cukup untuk memenuhi persyaratan konsumsi vitamin C orang dewasa.</p>
<p><strong>Plum</strong></p>
<p>Plum mengandung phytochemical yang disebut ferulic acid, yang memiliki senyawa antikanker. Penelitian menujukkan banyak konsumsi ferulic acid dapat membantu menurunkan risiko kanker usus. Plum merupakan buah yang kaya serat dan potasium.</p>
<p><strong>Anggur</strong></p>
<p>Kulit anggur mengandung phytochemical yang disebut resveratrol yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung, antikanker, antibakteri, dan mengandung antioksidan. Anggur memiliki kandungan serat dan vitamin C yang rendah.</p>
<p><strong>Nanas</strong></p>
<p>Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk menguraikan protein. Nanas sering dipakai sebagai bahan pelunak daging selain berguna membantu pencernaan, menguraikan pembekuan darah, mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing. Nanas merupakan sumber vitamin C dan serat serta mengandung kadar gula yang tinggi.</p>
<p><strong>Lima kesalahan yang biasa dilakukan saat melakukan program diet</strong></p>
<p><strong>1. Menjarangkan makan pagi</strong></p>
<p>Sarapan dengan memilih makanan tepat di pagi hari sangat penting bagi tubuh untuk menyuplai energi yang diperlukan untuk menghadapi rutinitas pagi agar terhindar dari mengonsumsi makanan ringan bergula atau berlemak ketika merasa lapar.</p>
<p><strong>2. Makanan bebas lemak berlebihan</strong></p>
<p>Sebenarnya makanan bebas lemak tidak berarti makanan itu mengandung kalori rendah.</p>
<p><strong>3. Konsumsi salad</strong></p>
<p>Salad mengandung kalori yang tinggi seperti halnya hamburger apalagi bila sayuran itu ditutupi dengan keju, roti kering, dan kuah berlemak tinggi.</p>
<p><strong>4. Memilih jus dibanding apel atau jeruk</strong></p>
<p>Mengonsumsi buah-buahan segar jauh lebih baik karena banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet.</p>
<p><strong>5. Mengetatkan konsumsi kalori</strong></p>
<p>Rata-rata tubuh membutuhkan 1.200 sampai 1.500 kalori setiap hari untuk bisa berfungsi. Jika dilakukan pengetatan kalori, akan memperlambat metabolisme tubuh yang berakibat menimbulkan masalah kesehatan seperti anemia.</p>
<p>Sumber: Suara Pembaruan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/2009/12/16/diet-sehat-buah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
