Pertama Kali Melakukan Seks Oral? Perhatikan Ini!

doktersehat seks oral

DokterSehat.Com – Secara tradisional, seks yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat terdiri dari pemanasan yang ala kadarnya dan penetrasi. Beberapa orang malah langsung melakukan penetrasi dan foreplay hanya dilakukan dengan berciuman. Apa yang dilakukan ini membuat seks jadi menyakitkan karena wanita belum siap secara organ. Vagina belum menghasilkan cairan pelumas yang banyak.

Nah, agar wanita dan pria sama-sama siap baik secara mental atau pun organ, foreplay harus dilakukan dengan benar. Salah satu cara melakukan foreplay yang benar adalah merangsang semua titik erotis pada pasangan mulai dari kemaluan hingga area dada. Terakhir, kalau ingin memberikan rangsangan yang lebih besar, seks oral bisa diberikan.

Kalau Anda belum pernah atau baru pertama kali melakukan seka oral, lakukan perhatikan hal-hal di bawah ini.

  1. Gunakan kondom

Salah satu alasan mengapa banyak wanita tidak mau memberikan seks oral adalah merasa jijik. Bagi mereka memasukkan kemaluan pasangan ke dalam mulut terlihat aneh. Selain itu aroma dari penis yang khas kadang membuat wanita ingin muntah, sehingga mereka kerap menolak saat diminta dan memilih memberikan kenikmatan dengan cara lain.

Apabila Anda ingin mencoba melakukan seks oral, tapi takut muntah karena tidak tahan dengan aromanya, coba gunakan kondom. Alat kontrasepsi ini akan memberikan lapisan pada penis sehingga wanita bisa memberikan seks oral dengan lebih mudah. Selain itu kondom juga ada yang memiliki aroma buah sehingga tidak merasa mual.

Hal senada juga bisa diterapkan pada pria. Kalau mereka tidak bisa memberikan seks oral karena merasa jijik, bisa menggunakan dental dam. Alat ini digunakan untuk melapisi vagina sehingga aroma atau cairannya tidak mengenai mulut.

  1. Lakukan dengan perlahan

Melakukan seks oral tidak bisa dilakukan dengan sembarang. Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar kemaluan tidak mengalami luka dan kenikmatan yang diberikan bisa maksimal. Saat melakukan seks oral, lakukan perlahan-lahan saja. Nikmati setiap gerakan yang dilakukan.

Anda boleh saja menggunakan gigi untuk menambah stimulus. Namun, usahakan untuk tidak menggigit terlalu kuat sehingga Anda memberikan sakit atau bahkan luka yang berbahaya. Selalu tanya pasangan apakah seks oral yang diberikan sudah benar atau malah membuat mereka jauh tidak nyaman.

  1. Pelajari alat vital dengan benar

Kalau ingin memberikan seks oral coba pelajari dahulu kemaluan dari pasangan. Perhatikan bagian mana saja yang sensitif sehingga seks oral bisa dilakukan dengan intens di sana. Pada pria bagian lubang penis, batang, dan area di sekitar skrotum. Wanita biasanya hanya melakukan rangsangan pada batang penis dan melupakan yang lain.

Pada wanita, bagian yang harus dirangsang dengan maksimal adalah area labia dan klitoris. Pria jangan hanya memberi sapuan lidah secara acak karena rasa nikmatnya tidak akan maksimal. Pria bisa mengombinasikan lidahnya dengan jari tangan untuk memberikan tambahan kenikmatan.

  1. Perhatikan kondisi kesehatannya

Seks oral rawan sekali menularkan penyakit seksual seperti gonore hingga HPV yang menyebabkan kutil kelamin. Sebelum melakukan seks oral perhatikan kemaluan dari pasangan. Pastikan pasangan tidak mengalami sakit atau ada kutil di sana. Kalau ada kutil atau luka, pastikan gunakan kondom.

Jangan melakukan seks oral kalau ada penyakit kelamin. Lakukan pemeriksaan dan penyembuhan. Kalau sudah sembuh total baru boleh melakukan seks oral tanpa pengaman seperti kondom.

  1. Selalu perhatikan kebersihan

Selalu perhatikan kebersihan sebelum melakukan seks oral. Kalau kebersihan terjaga, kemungkinan terjadi penularan virus hingga bakteri akan kecil. Bahkan aroma khas dari kemaluan bisa menurun sehingga pasangan bisa melakukan seks oral dengan lebih lancar.

Semoga ulasan di atas bermanfaat!