Cara Menjaga Otak Agar Tetap Awet Muda

DokterSehat.Com – Proses penuaan pada tubuh tidak hanya terjadi pada tampilan luar fisik saja. Memang, seiring dengan bertambahnya usia, kulit akan terlihat lebih menua dan rambut pun biasanya akan lebih beruban dan menipis. Hanya saja, penuaan pada tubuh juga bisa terjadi pada otak yang tentu akan mempengaruhi kecerdasan sekaligus kemampuan kognitif manusia. Pakar kesehatan menyebutkan jika kecenderungan masyarakat modern yang melakukan diet rendah kalori bisa jadi berkaitan dengan penuaan dan perubahan fungsi memori pada otak.

doktersehat-Multiple-Sclerosis

Fakta bahwa mereka yang kekurangan asupan karbohidrat ternyata bisa mempengaruhi sekelompok gen pada otak yang berimbas pada proses penuaan pada otak ditemui pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh New York University Langone Medical Centre. Neuroscientist dari universitas tersebut, dr. Stephen Ginsberg menuturkan bahwa terdapat bukti-bukti yang nyata bahwa mereka yang membatasi asupan kalori bisa membuat ekspresi gen terhenti dan pada akhirnya berpengaruh besar pada penuaan otak.

Memang, mereka yang melakukan pola makan hidup yang cenderung sehat dengan menambah makanan sayur-sayuran dan buah-buahan akan cenderung mengurangi asupan karbohidrat dan mengurangi resiko terkena penyakit berbahaya layaknya stroke, serangan jantung, hingga tekanan darah tinggi. Hanya saja, kita tentu harus berhati-hati karena kekurangan asupan karbohidrat bisa membuat area memori dan bagian otak yang berfungsi untuk belajar bisa mengalami perubahan dalam genetik meskipun fakta ini masih harus dipelajari lebih lanjut.

Untuk menghindari masalah ini, pakar kesehatan menyebutkan jika konsumsi makanan dengan asupan yang berimbang dan tidak secara ekstrim mengurangi asupan karbohidrat. Andai kita memang ingin melakukan diet rendah kalori karna ingin menurunkan berat badan, cobalah untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sehingga tubuh pun tetap dalam kondisi yang sehat meskipun mengurangi asupan karbohidrat.