Cara Mengurangi Ketergantungan Minum Kopi

DokterSehat.Com – Secangkir kopi hangat di pagi hari? siapa sih yang tidak mau menikmatinya? Secangkir kopi hangat merupakan hidangan paling nikmat sembari membaca koran pagi. Namun ketika konsusmi kopi mulai menimbulkan efek ketagihan, kebiasaan sehat tersebut bisa menjadi masalah karena tidak mudah untuk menghentikannya.Secangkir kopi di pagi hari memang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Minuman berwarna hitam ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

doktersehat-kopi-coffee-kehamilan-preganncy-menurunkan-depresi

Namun perlu diketahui bahwa ada batasan dalam mengonsumsi kopi. Minum kopi berlebihan justru memicu rasa mual, sakit kepala, hingga insomnia. Maka, mulailah mengontrol kebiasaan tersebut. Berikut ini ada jurus jitu untuk membantu Anda menghentikan kebiasaan minum kopi,

Beberapa ahli mengatakan, konsumsi kopi masih akan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan sejauh tidak melebihi 5 cangkir perhari. Pada takaran ini, kandungan antioksidan dalam kopi bisa membantu mencegah kanker dan juga memelihara fungsi otak agar tidak cepat pikun.

Namun jika konsumsi kopi sudah melebihi 5 cangkir apalagi sampai kecanduan, maka dampak negatifnya akan mulai muncul dan menutupi manfaatnya. Beberapa orang akan mengalami jantung berdebar, gelisah dan juga kadang-kadang lambungnya bermasalah karena tidak kuat dengan keasamannya.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap kopi antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Dallasnews, Selasa (10/7/2012).

1. Banyak minum air putih saat bangun tidur
Cara ini terbukti efektif mengurangi ketergantungan terhadap kopi, setidaknya menurut seorang ahli nutrisi dari Cornell University, Brian Wansink. Banyak minum air tiap pagi juga afektif meredam keinginan untuk mengonsumsi minuman apapun yang mengandung kafein, termasuk minuman bersoda.

2. Pilih pendekatan yang sesuai
Untuk mengobati ketergantungan, beberapa orang langsung menghindari kopi sama sekali sementara yang lain memilih untuk mengurangi sedikit demi sedikit. Pilih saja yang paling nyaman, sebab tidak ada satu pun yang terbukti lebih efektif dibanding yang lain.

Baca Juga:  Minuman Hangat Untuk Sahur Sehat

Kalau biasa minum kopi 5-8 gelas sehari, mengurangi secara bertahap akan lebih menguntungkan karena bisa meminimalkan risiko sakaw atau withdrawal symptom. Sementara kalau cuma 2-3 gelas tiap hari, maka tidak ada salahnya langsung menghindari kopi sama sekali karena gejala sakaw biasanya hanya bertahan 2-3 hari.

3. Kurangi kadar kafeinnya
Cara lain untuk mengurangi ketergantungan terhadap kopi adalah dengan mengurangi kadar kafeinnya, yakni dengan beralih ke half-decaffeinated lalu secara perlahan makin dikurangi hingga full-decaffeinated. Bisa juga dengan beralih ke teh hitam, yang memiliki manfaat sebanyak kopi namun dengan kafein lebih rendah.

4. Pilih kopi yang paling tidak enak
Jika tidak menemukan cara ampuh untuk mengurangi ketergantungan terhadap kopi, cobalah mengganti kopi biasa dengan kopi tertentu yang rasanya paling tidak enak dibanding yang lain. Trauma akibat rasa tidak enak bisa meningkatkan keengganan seseorang untuk kembali pada kebiasaan minum kopi terlalu banyak.