Abses Otak – Penyebab, Gejala, dan Mengobati

DokterSehat.Com – Abses otak adalah kumpulan nanah yang terbungkus oleh suatu kapsul dalam jaringan otak yang disebabkan karena infeksi bakteri atau jamur, abses otak biasanya akibat komplikasi dari suatu infeksi, trauma atau tindak pembedahan. Keadaan-keadaan ini jarang terjadi,dengan demikian insidens terjadinya abses otak sangat tinggi pada penderita yang mengalami gangguan kekebalan tubuh (seperti penderita HIV positif atau orang yang menerima transplantasi organ).

Penyebab Abses Otak

Abses otak jarang menginfeksi pada manusia didaerah negara maju maupun berkembang walaupun terkadang penyakit ini menyerang akibat dari :

  • Penyebaran infeksi karena bakteri dari daerah lain yang mengganggu kinerja otak (misalnya sakit gigi, hidung sering berdarah atau memar, bahkan bisa dikarenakan luka pada bagian telinga)
  • Cedera kepala yang menembus ke otak akibat kecelakaan atau terbentur benda asing
  • Infeksi di salah satu tubuh yang menggangu sistem saraf. biasanya penyebaran melalui peredaran darah yang menuju keotak atau sebaliknya.

Gejala Abses Otak

Gejala abses otak cenderung ditandai dengan rasa sakit kepala, demam, dan penyakit neurologi lainnya. Sekitar 75 persen dari orang-orang penderita penyakit ini mengalami gejala abses otak berupa kepala terasa kebas, dikutip dari Harvard Medical School.

Terdapat pula gejala abses otak lainnya yang berdampak pada mental seperti:

  • Kebingungan
  • Mudah mengantuk
  • Gampang marah
  • Tidak mampu fokus
  • Lamban
  • Menurunnya tingkat responsivitas
  • Berpikir lambat

Gejala abses otak lainnya meliputi:

  • Otot melemah
  • Tubuh mengalami paralisis setengah badan
  • Koordinasi anggota tubuh yang menurun
  • Muntah
  • Demam
  • Kejang-kejang
  • Pengelihatan menurun

Semua gejala itu dapat timbul dalam waktu yang relatif berbeda, biasanya akan terjadi gejala setelah 1 minggu atau bahkan 2 mingguan, pada mulanya korban akan merasakan demam atau menggigil dan berhasil reda akibat daya tahan tubuh yang stabil.

Namun akan memberikan kambuhan yang berat. Karena penyakit ini sangat sulit diketahui anda dapat melakukan tes di laboratorium CT atau MRI guna mengetahui apakah adanya penyakit Abses otak dalam diri anda, dan dalam tes tersebut juga dapat menghilangkan dan membunuh kemungkinan adanya tumor atau struk bahkan organisme-oegaminsme yang dapat menyebabkan abses otak.