Cara Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

DokterSehat.com – Memasuki trimester ketiga biasanya ibu hamil kerap merasakan gatal disekitar perut dan daerah payudara. Gatal di derah perut disebabkan oleh perubahan hormon dan pereganggan kulit karena perut yang kian membesar. Rasa gatal ini tidak berbahaya tapi tentu saja dapat mengganggu kenyamanan ibu. Bila rasa gatal tak kunjung reda ibu seringkali mengatasinya dengan garukan, padahal garukan bisa mengakibatkan munculnya iritasi, luka, bahkan meninggalkan bekas yang bisa merusak penampilan Anda.



Gatal selama kehamilan dapat disebabkan tiga hal, yakni stretch mark pada kulit perut, kulit kering, dan gejala PUPP. Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy (PUPP) terjadi akibat peningkatan hormon estrogen dan gonadotropin. Gatal yang diderita ibu hamil berbeda-beda tingkatannya. Ada yang muncul dengan gejala yang ringan hingga yang menimbulkan ruam pada tubuh. Bahkan ada yang menimbulkan bengkak dan bercak kemerahan. Kondisi seperti ini biasa dialami oleh wanita pada kehamilan pertama atau wanita yang mengandung anak kembar.

Gatal ini akan muncul sekitar perut atau stretch mark dan bisa menyebar ke paha dan lengan. Pada kasus yang biasa, biasanya ibu hamil akan diberikan salep tropis atau antihistamin. Sebenarnya kondisi ini normal dialami ibu hamil dan bisa hilang setelah melahirkan. Gatal biasanya akan muncul bila ibu hamil berada di tempat yang panas. Karena itu, ibu hamil sangat disarankan untuk  menggunakan pakaian longgar dan berbahan katun. Selain itu, masih ada beberapa tips yang bisa membantu Anda mengurangi gatal selama hamil.

1. Menggunakan lotion pelembab

Menjaga kelembaban kulit selama hamil dapat menghindarkan ibu dari rasa gatal. Lotion pelembab juga bisa membantu mengurangi bekas garukan. Oleskan lotion ke daerah yang rawan mengalami gatal, seperti pada perut dan sekitar dada.

Baca Juga:  Pertolongan Pertama Atasi Sawan Anak

2. Konsumsi lebih banyak syur, buah, dan air putih

Sayur, buah, dan air putih secara alami mampu menjaga kelembaban kulit.Selain mencegah gatal, bahan-bahan tersebut juga baik untuk perkembangan bayi dalam kandungan.

3. Pakai baju yang menyerap keringat

Saat hamil Ibu akan sering merasa panas dan berkeringat. Pada masa ini produksi keringat akan meningkat. Hal itulah yang dapat memicu munculnya gatal. Pakailah baju hamil yang berbahan katun untuk mengurangi gatal dan ibu lebih nyaman.

4. Mandi dengan air dingin

Mandi dengan air hangat atau panas dapat meningkatkan risiko gatal. Sebaiknya gunakan pula sabun yang ber-pH rendah seperti sabun bayi.

Gatal selama kehamilan tidak membahayakan janin dan akan hilang dalam waktu beberapa hari setelah melahirkan, tapi rasa gatalnya tentu sangat mengganggu. Segera konsultasi ke dokter jika ibu  mengalami gejala-gejala tersebut.