Cara Mengatasi Anak Pemalu

DokterSehat.Com – Anak sulit berinteraksi dengan orang lain dan ia hanya bersembunyi dibalik bokong anda setiap kali dikenalkan di depan public, bisa jadi ini adalah tanda anak pemalu. Malu atau menjadi pemalu diusia tertentu, bukanlah bagian dari perkembangan. Bila anak tumbuh menjadi pribadi yang pemalu, sifat tersebut lebih sebagai hasil dari proses belajar dari lingkungannya.

6

Di usia tertentu termasuk usia balita anak akan belajar berinteraksi dengan lingkungannya. Response yang dihasilkan oleh setiap anak juga berbeda-beda, ada anak yang mudah mencair dan akrab dengan situasi baru, ada juga anak yang membutuhkan waktu untuk mengamati lingkungan baru sebelum akhirnya ia bisa mencair dan akrab dengan lingkungan barunya.

Meski memang belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan kalau anak pemalu mengalami kesulitan pelajaran atau gagal dalam pekerjaan, namun menumbuhkan rasa percaya diri pada anak adalah hal yang paling mendasar bagi kehidupan sosialnya dimasa yang akan datang. Selain itu, rasa percaya diri juga ikut andil dalam membentuk pola pikir seseorang yang mempengaruhinya untuk melakukan tindakan. Dengan begitu, hal tersebut akan memudahkan anak dalam bergaul, menunjukan potensi diri dengan rasa percaya diri yang akhirnya berujung pada keberhasilannya nanti.

Cara mengatasi anak pemalu :

  • Kontak mata
    Saat Anda berbicara dengan si kecil, katakan kepadanya Tatap Mataku atau Lihat Aku.  Dengan kesadaran untuk menguatkan kemampuannya dan menerapkan metode ini secara teratur, maka si kecil akan terbiasa melakukan kontak mata dengan lawan bicaranya ketika sedang bermain atau berdiskusi di dalam kelas.
  • Interaksi sosial
    Persiapkan anak Anda untuk acara sosial yang akan dihadiri seperti acara ulang tahun temannya, dengan menjelaskan bagaimana suasananya, apa yang diharapkan dan siapa saja yang hadir.  Kemudian bantu dia untuk mempraktekkan bagaimana bila bertemu dengan orang lain, etika di meja makan, kemampuan percakapan dasar dan bahkan mengatakan selamat ulang tahun pada temannya dengan baik.
  • Praktek dengan teman yang lebih muda
    Ajak anak Anda bermain dengan teman atau saudaranya yang lebih muda untuk beberapa waktu, cara ini baik bagi anak untuk mempraktekkan kemampuan bersosialisasi (memulai pembicaraan serta menggunakan kontak mata) jika dia malu mencobanya dengan teman seusianya.
  • Bermain berdua
    Bermain berdua dengan teman merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri pada anak, anak Anda dapat mengundang seorang temannya untuk berkunjung dan bermain agar mereka bisa lebih saling mengenal dan melatih kemampuan dalam menjalin pertemanan.  Sediakan makanan ringan dan jaga agar kegiatan ini tidak terganggu oleh kakak atau adiknya serta siaran TV.
Baca Juga:  Agar Anak-Anak Yang Mau Berpuasa Tetap Sehat

Inilah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk membantu mengatasi rasa malu serta untuk membangun rasa percaya diri pada anak, semoga artikel ini bermanfaat.